28.3 C
Sidoarjo
Monday, July 13, 2026
spot_img

Antar Anak Awal Sekolah, ASN Kota Batu Dapat Dispensasi Telat ‘Ngantor’

Kota Batu, Bhìrawa – Di Kota Batu, perhatian terhadap para pelajar di awal masuk sekolah termasuk MPLS tidak hanya bisa diberikan para pekerja swasta yang memiliki jam kerja lebih fleksibel. Perhatian dalam bentuk mengantar anak sekolah juga bisa diberikan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dijamin oleh Pemerintah Kota (Pemkot) setempat. Jaminan ini diwujudkan dengan memberikan kelonggaran khusus bagi para ASN pada hari pertama masuk sekolah dengan diizinkan untuk datang terlambat ke kantor atau ‘ngantor’.

Pemkot Batu mengambil kebijakan ini bukan tanpa alasan. Kelonggaran tersebut sengaja diberlakukan untuk mendukung penuh gerakan orang tua mengantar anak ke sekolah. Hal ini termasuk menggalakkan Gerakan Ayah Telandan Indonesia (GATI) dengan mengantar langsung anaknya ke sekolah tanpa perantara sopir ataupun jasa ojek.

Wali Kota Batu, Nurochman menegaskan bahwa kebijakan ini telah disampaikan kepada seluruh jajarannya saat memimpin apel pagi rutin di halaman Balai Kota Among Tani.

“Senin yang lalu waktu apel pagi saya sampaikan (kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkot Batu) untuk mendapatkan izin (datang telat ke kantor) karena mengantar anak masuk sekolah pada hari pertama),” katanya, Senin (13/7).

Nurochman menjelaskan bahwa momen hari pertama masuk sekolah merupakan fase krusial bagi tumbuh kembang anak. Kehadiran orang tua secara utuh, khususnya sosok ayah diharapkan mampu memberikan rasa aman dan membangun mental positif pada anak di lingkungan barunya.

Berita Terkait :  Cegah Banjir Drainase, Jl Mojolebak-Parengan Kabupaten Mojokerto Dinormalisasi

Meski memberikan lampu hijau untuk terlambat, Pemkot Batu tetap menekankan pentingnya koordinasi. Untuk itu ASN yang ingin memanfaatkan kelonggaran ini diwajibkan melapor terlebih dahulu kepada atasan langsung di instansi masing-masing. Hal ini perlu dilakukan agar ritme kerja organisasi tidak terganggu.

Di sisi lain, Pemkot Batu juga menggerakan para orang tua untuk memberikan perhatian kepada pendidikan anaknya. Pendidikan anak yang dimulai dari rumah harus didukung dengan kehadiran ayah yang menjadi bagian penting dalam membangun rasa percaya diri anak di sekolah.

Untuk itu Pemkot Batu melalui Dinas Pendidikan (Dindik) membuat gerakan ‘Sebaya’ yang merupakan kepanjangan dari Sekolah Bersama Ayah. Melalui Sebaya, Pemkot mengajak para ayah/wali ayah, termasuk ASN dan pegawai di lingkungan Pemkot Batu untuk hadir mendampingi anak menuju sekolah.

Gerakan ini menjadi bagian dari Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang juga memperkuat peran aktif ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak sejak dini. Dan khusus untuk ASN, Wali Kota Batu mengajak untuk ikut mendukung gerakan ini dengan mengantar anak ke sekolah.

Kemudian ASN juga diminta mendokumentasikan kegiatan berkaitan dengan Sebaya, serta melaporkannya kepada Kepala SKPD masing- masing. Dan tak lupa untuk mengunggah momen Sebaya di media sosial pribadi dengan tagar terkait.  

“Ayo sukseskan gerakan Sebaya dengan menghadirkan ayah untuk kebehagiaan anak melalui pendidikan yang dimulai dari rumah,” ajak Nurochman.[nas.kt]

Berita Terkait :  Banyak Aduan Kemasan Plastik, DLH Pemkab Gresik Surati SPPG

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!