26.1 C
Sidoarjo
Wednesday, July 8, 2026
spot_img

Korban KDRT di Surabaya dapat Perlindungan Dinsos Jatim

Pemprov Jatim, Bhirawa. – Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berhasil melindungi dan memulangkan korban KDRT berinisial E (18) pulang ke kampung halamannya, E mengalami luka lebam di pipi kirinya setelah diduga dipukul suaminya menggunakan tangan kosong. Kekerasan yang dilakukan suaminya tidak sekali atau dua kali tapi berkali-kali ia terima.

Karena tidak tahan lagi akan siksaan dan pukulan dari suami, E (18) memilih untuk kabur dan bersembunyi dari kejaran suaminya di Polsek setempat hingga akhirnya E (18) saat ini memilih untuk pulang kerumah orang tuanya di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau dengan anak keduanya yang berisial J (8 bulan).

Ia datang dan diterima langsung oleh Petugas Sahabat Pulang Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Sabtu (4/7/2026) yang didampingi oleh saudara dari suami, Ibu RT, dan pihak kelurahan Wiyung.

“Saya sudah laporan ke kantor polisi tapi prosesnya bakal lama, karena aku tidak mau ketemu suami jadi diberi opsi lain yang membuat saya memilih untuk pulang saja ke rumah Batam,” ucap E saat diasesmen petugas Sahabat Pulang Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.

Sebelumnya E adalah wanita umur 18 tahun yang merupakan seorang ibu dari dua anak, anak pertama umur 3 tahun dan anak yang kedua umur 8 bulan. Selama berumah tangga E mengaku suaminya baik padanya tapi saat setelah kelahiran anak kedua, Kakak kandung dari suaminya meminta E untuk pulang ke Surabaya bersama dengan anak keduanya yang membuat suaminya cemburu buta dan mengira E berselingkuh dengan kakak kandungnya.

Berita Terkait :  Gebrakan Jih Lilur, Memulai Budi Daya Udang Barong di Indonesia dan Vietnam

“Cuma karena cemburu dan mengira aku berselingkuh dengan masnya, aku jadi dipukulin disini,” jelas E menunjuk luka lebam di pipi kirinya.

Kekhawatiran dan ketakutan yang menyelimuti perasaan E selama pelarian, E takut kalau suaminya datang mencarinya dan mengambil anak keduanya atau memukulnya kembali, dengan mental yang sedikit down membuat petugas Sahabat Pulang Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur selaku Pekerja Sosial memberikan edukasi dan motivasi kepada E yang membuatnya semangat untuk pulang ke Batam dan memulai hidup kembali bersama dengan anak keduanya.

Selama proses asesmen E memberikan kontak ibu kandungnya yang berada di Batam sehingga petugas Sahabat Pulang bisa menghubungkan E dengan keluarganya yang berada di Batam. Demi keselamatan balita berumur 8 bulan tersebut keluarge memutuskan membelikan E dan anaknya tiket pesawat tujuan Batam.

“Walaupun keluarga membelikan tiket pemulangan, kita tetap memberikan fasilitas kebutuhan pribadi, permakanan dan rehabiltasi soial untuk keduanya. Kami berharap, Dinas Sosial setempat memberikan atensi dan rehabilitasi lanjutan bagi ibu dan anak ini,” kata Restu Novi Widiani, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur. [rac.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!