28 C
Sidoarjo
Thursday, October 1, 2026
spot_img

Jatim Fest 2026 Dimulai, Dinsos Jatim Hadirkan Karya Disabilitas Lewat Experience Booth Gadisku

Pemprov Jatim, Bhirawa. – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur resmi membuka Jatim Fest 2026 menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur di Exhibition Hall Grand City Mall Surabaya, Kamis (1/10). Ajang tahunan berlangsung hingga 4 Oktober ini menghadirkan beragam inovasi, kreativitas, serta potensi unggulan dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Dinas Sosial (Dinsos) Jatim turut ambil bagian dalam memeriahkan Jatim Fest 2026 melalui booth bertema Disabilitas Berkarya, Disabilitas Berdaya. Dalam booth tersebut, Dinsos Jatim menghadirkan Experience Booth Galeri Disabilitas Klien UPT dan Umum (Gadisku) yang menyediakan sejumlah layanan dan ruang interaksi, mulai dari Angkringan Gadisku, Showroom dan Workshop Gadisku, hingga layanan massage dari disabilitas netra.

Kepala Dinsos Jatim, Dra Restu Novi Widiani MM mengatakan, kehadiran Gadisku menjadi ruang untuk memperkenalkan kemampuan sekaligus karya kreatif penyandang disabilitas kepada masyarakat luas.

Menurutnya, Jatim Fest menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa penyandang disabilitas memiliki kemampuan, kreativitas, dan karya yang dapat berkembang serta memiliki nilai ekonomi.

”Melalui Gadisku, kami ingin masyarakat melihat secara langsung bahwa teman-teman disabilitas mampu berkarya, berdaya, dan menghasilkan produk yang layak diapresiasi serta dikembangkan,” ujarnya.

Semangat ini sejalan dengan pengesahan Perda tentang Penyandang Disabilitas di Jawa Timur yang menempatkan penyandang disabilitas sebagai subjek yang memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk berkembang. Kehadiran Gadisku di Jatim Fest 2026 menjadi salah satu ruang nyata untuk memperlihatkan kemampuan penyandang disabilitas sekaligus membuka akses interaksi, apresiasi, dan pasar bagi karya yang dihasilkan.

Berita Terkait :  Rayakan HUT Ke-13, tiket.com Ajak Warga Bebas Berkelana dengan Semangat Kemerdekaan

Beragam produk karya disabilitas turut dipamerkan sekaligus dijual di booth Gadisku selama pelaksanaan Jatim Fest 2026. Produk tersebut antara lain batik, ronce, tumbler lukis, serta berbagai aksesori yang dibuat melalui kreativitas dan keterampilan teman-teman disabilitas.

Tak hanya menghadirkan produk, booth Gadisku juga menjadi ruang edukasi dan pelayanan bagi pengunjung. Setiap pengunjung dapat memanfaatkan fasilitas pengecekan desil Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk mengetahui posisi desil sekaligus menjadi salah satu bahan dalam memastikan kelayakan penerima bantuan sosial pemerintah.

Layanan ini diperkuat dengan keterlibatan para penjaga booth Gadisku yang merupakan agen Perlindungan Sosial (Perlinsos). Kehadiran agen Perlinsos di lokasi Jatim Fest juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai perlindungan sosial secara langsung, termasuk pemanfaatan data DTSEN dalam penyaluran program pemerintah.

Novi mengungkapkan, Dinsos Jatim juga akan membawa tema Disabilitas Berkarya, Disabilitas Berdaya by Gadisku Dinsos Jatim ke panggung utama Jatim Fest 2026 melalui talk show pada penutupan, Minggu (4/10). Talk show ini menjadi bagian dari upaya memperluas ruang publik bagi karya dan potensi penyandang disabilitas.

”Kami ingin keberadaan Gadisku tidak hanya menjadi etalase produk, tetapi juga membuka ruang interaksi agar masyarakat semakin mengenal potensi dan kemampuan penyandang disabilitas,” katanya.

Dinsos Jatim menghadirkan semangat pemberdayaan disabilitas dalam ruang publik, sejalan dengan arah kebijakan setelah disahkannya Perda tentang Penyandang Disabilitas. Booth Gadisku di Jatim Fest 2026 menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar, ruang apresiasi, serta kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk menunjukkan karya dan kemampuannya. [rac.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!