Situbondo, Bhirawa. – Dalam rangka ikut menjaga keamanan tidak cukup hanya mengandalkan polisi. Karena itu, Polres Situbondo terus membangun kebersamaan dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas driver Ojek Online (Ojol). Upaya ini dilakukan melalui kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama driver Ojol Kabupaten Situbondo di Masjid Al Asykar Mapolres Situbondo.
Selain dihadiri Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, Ketua Bhayangkari Cabang Situbondo, Lana Bayu AS, Pejabat Utama Polres Situbondo, para Kapolsek Jajaran, pengurus Bhayangkari serta komunitas driver Ojol.
Dalam sambutannya, Kapolres mengajak seluruh peserta menjadikan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
”Maulid Nabi ini menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa cinta dan kebahagiaan atas kelahiran Nabi Muhammad SAW. Mari kita perbanyak sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW serta berharap mendapatkan syafaat beliau,” ujar AKBP Bayu.
Kapolres mengingatkan empat sifat utama Nabi Muhammad SAW yang penting diterapkan dalam kehidupan, yakni siddiq, amanah, tabligh, dan fathonah. Menurutnya, sifat fathonah atau cerdas dan bijaksana menjadi sangat penting di tengah derasnya arus informasi. Masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap berita yang beredar, terutama informasi yang belum diketahui kebenarannya.
”Sekarang banyak informasi yang beredar di media sosial. Kita harus cerdas dan bijaksana dalam menyikapinya. Jangan sampai informasi yang belum tentu benar justru menimbulkan masalah,” katanya.
Kapolres juga mengajak komunitas driver ojol untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Situbondo. Dengan aktivitas mereka yang bersentuhan langsung dengan masyarakat setiap hari, driver ojol dinilai dapat menjadi bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas.
”Kebersamaan harus terus kita jaga. Saling menghormati dan saling mengingatkan agar Situbondo tetap aman, tertib dan kondusif,” tuturnya.
Ajakan itu mendapat respons positif dari komunitas driver ojol. Salah seorang perwakilan driver mengatakan, kegiatan bersama Polres Situbondo menjadi ruang untuk mempererat komunikasi sekaligus membangun kerja sama dalam menjaga keamanan di lingkungan masyarakat.
”Kami sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Selain bisa bersilaturahmi, kami juga mendapat banyak pesan dan arahan untuk bersama-sama menjaga keamanan. Kami siap mendukung dan membantu menciptakan Situbondo yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Menurutnya, komunikasi antara driver ojol dan kepolisian penting karena para pengemudi setiap hari beraktivitas di berbagai wilayah dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.
”Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan. Kalau komunikasi antara polisi dan driver ojol terjalin baik, tentu lebih mudah untuk saling memberikan informasi apabila ada persoalan di lapangan,” katanya.
Selain memperkuat sinergi kamtibmas, kegiatan tersebut juga diwarnai kepedulian sosial. Polres Situbondo memberikan santunan kepada 50 anak yatim piatu dari Yayasan Tahfidzul Quran. Santunan menjadi bagian dari semangat meneladani Nabi Muhammad SAW, khususnya dalam kepedulian terhadap sesama dan berbagi dengan mereka yang membutuhkan.
Sementara itu, tausiyah Maulid Nabi disampaikan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Situbondo KH Zaini Mun’im Ridwan dan doa untuk almarhum Affan. Melalui kegiatan ini, Polres Situbondo berharap hubungan dengan komunitas driver ojol semakin erat. Tidak hanya dalam menjaga kamtibmas, tetapi juga dalam membangun kepedulian sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Polres Situbondo juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melapor apabila mengetahui adanya tindak kriminalitas maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 atau menggunakan Super App Polri untuk mendapatkan layanan kepolisian. Setiap informasi yang disampaikan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur. [awi.fen]


