29.7 C
Sidoarjo
Sunday, May 10, 2026
spot_img

Dua Fokus Barantin Benahi Sistem Karantina Indonesia


Surabaya, Bhirawa
Perlindungan maksimal dan pelayanan yang optimal menjadi salah satu visi kedepan dari Badan Karantina Indonesia (Barantin). Untuk mewujudkan hal tersebut kedepan Barantin memiliki dua fokus utama.

“Pertama adalah, membenahi sitem karantina yang baik. Kedua, meningkatkan perlindungan dengan meminimalisir penyelundupan yang terjadi di Indonesia, “disampaikan oleh Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Abdul Kadir Karding (AK Karding). Minggu (10/5).

Menurutnya, saat ini banyak penyelundupan yang yang terjadi di Indonesia. Contohnya penyelundupan komoditas beras di Sabang, Aceh. Penyelundupan komoditas daging yang kadaluarsa.

“Kami berharap, dengan pembenahan sistem yang murah, tidak ada pungli, efisien, efektif dan transparan,” jelas dia menambahkan.

Ke depan, Karding berharap, kepada seluruh jajarannya yang berada di ujung tombak dalam hal pemeriksaan perkarantinaan ini agar kedepan dapat menjalankan sertifikasi yang cepat, tepat dan transparan.

Menurut dia, kenapa banyak terjadi pungli dan terjadi penyelundupan komoditas yang ada di Indonesia karena sistem yang saat ini berlaku masih terlalu birokratis dan terkesan lama.

“Kita terlalu birokratis, terlalu lama dan terlalu bayak minta pungli ketimbang mereka selundupan. Dengan sistem yang baik, maka orang-orang yang tidak bertanggung jawab itu tidak melakukan penyelundupan, pelanggaran dan terlebih, mereka ini tidak melakukan pungli,” cetus AK Karding menambahkan.

Mulai saat ini, sambung AK Karding, jika ditemukan terjadi pungli maka, ia akan menindak tegas dengan memecat oknum yang kedapatan pelanggaran keras tersebut. “Jika ditemukan sekecil apapun pasti saya pecat,” tegasnya. [aya.gat]

Berita Terkait :  Ketua Komite IV DPD RI Desak Bank Ikut Perang Melawan Judi Online

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!