29.5 C
Sidoarjo
Sunday, May 17, 2026
spot_img

Dinas Pangan dan Pertanian Klaim Wilayah Sidoarjo Aman dari Penyakit Mulut dan Kuku

Sidoarjo, Bhirawa
Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, yang semakin dekat, ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Sidoarjo dipastikan dalam kondisi aman. Data Dinas Pangan dan Pertanian (Dispertan) Kabupaten Sidoarjo, populasi ternak kurban pada tahun 2026, sapi potong ada sebanyak 5.193 ekor, kambing 32.983 ekor, dan domba 15.807 ekor.

Plt. Kabid Produksi Peternakan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dispertan Sidoarjo, drh Erwin Priatmoko, menyebut angka tersebut masih sangat mungkin berubah karena banyak peternak mendatangkan ternak dari luar daerah untuk memenuhi kebutuhan kurban. “Data ini bisa berubah karena peternak banyak yang memasukkan ternak dari luar Sidoarjo untuk persiapan kurban ini,” ujar Erwin, Jum at (15/5) akhir pekan lalu.

Ia mengatakan pada 2025 lalu, populasi sapi potong tercatat 5.170 ekor, sedangkan populasi kambing dan domba mencapai 48.693 ekor. Erwin juga memastikan hingga saat ini belum ada laporan ternak kurban di wilayah Kabupaten Sidoarjo yang terindikasi terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Dikarenakan, sebagian besar ternak kurban yang masuk ke Sidoarjo telah divaksin dari daerah asalnya masing-masing. “Alhamdulillah sampai saat ini masih aman, belum ada laporan yang terindikasi terjangkit PMK,” katanya.

Pedagang kambing di kawasan Desa Sidomulyo, Kecamatan Buduran, Bambang, mengaku permintaan hewan kurban tahun ini mulai meningkat. Dari total 140 ekor kambing yang tersedia di kandangnya, sebanyak 50 ekor telah dipesan masyarakat dengan kisaran harga Rp2,5 juta hingga Rp6 juta per ekor. “Kalau dibandingkan tahun lalu, pembeli naik sekitar 70 persen,” ungkap Bambang saat ditemui di depan kandang ternaknya.

Berita Terkait :  Merasa Dirugikan Koperasi Unggul Makmur, Ahli Waris Datangi LaNyalla Mahmud Mattalitti

Untuk menghindari membeli hewan kurban yang tidak layak, Dispertan Sidoarjo mengimbau warga Sidoarjo agar memastikan hewan kurban memenuhi syarat, mulai dari cukup umur, tidak cacat, sehat, serta membeli dari peternak atau penjual yang terpercaya. Selain itu, masyarakat juga diimbau mengutamakan hewan jantan, karena untuk mendukung perlindungan sapi betina produktif. (kus.mg5.hel)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!