Pemprov, Bhirawa – Semangat Bulan Kemerdekaan terasa begitu kental di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (7/8/2026). Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Jatim Dra Restu Novi Widiani MM melepas Tim Bakti Negeri Anak Bangsa yang akan melaksanakan rangkaian kegiatan sosial dan penghormatan kepada para pejuang kemerdekaan serta keluarga pahlawan nasional di berbagai daerah di Jatim sepanjang Agustus 2026.
Sebanyak sekitar 130 personel yang terdiri dari unsur pilar sosial, yakni Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Tagana, Karang Taruna, Sumber Daya Manusia (SDM) Pendamping Keluarga Harapan (PKH), siswa Sekolah Rakyat, pelajar SMA Negeri 6 Surabaya, mahasiswa dari berbagai universitas, Jatim Social Care (JSC), serta Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinsos Jatim diberangkatkan untuk menyerahkan souvenir, paket sembako, dan tali asih kepada perintis kemerdekaan, janda perintis kemerdekaan, serta ahli waris keluarga pahlawan nasional yang tersebar di 22 kabupaten/kota.
Gubernur Khofifah menegaskan, kegiatan ini menjadi ikhtiar Pemprov Jatim dalam merawat nilai-nilai perjuangan bangsa. “Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini lahir dari pengorbanan para pejuang, sehingga sudah menjadi kewajiban kita untuk menghormati jasa mereka sekaligus menanamkan semangat kepahlawanan kepada generasi muda,” katanya.
Usai pelepasan, Gubernur Khofifah yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Jatim Imam Hidayat, S.Sos., M.M., didampingi Kadinsos Jatim melaksanakan anjangsana dan bakti sosial kepada dua janda perintis kemerdekaan, yakni Ibu Suhasmini di Kecamatan Sidoarjo dan Ibu Jatik di Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo. Dalam kegiatan tersebut turut dilibatkan siswa Sekolah Rakyat dan mahasiswa agar mereka dapat belajar langsung mengenai nilai perjuangan dan pengabdian kepada bangsa.
Pada momen itu, Gubernur Khofifah mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengisi kemerdekaan dengan karya nyata dan kepedulian sosial. Ia menekankan bahwa semangat para pahlawan harus terus diwariskan lintas generasi.
“Jangan pernah biarkan semangat perjuangan para pahlawan padam, karena dari merekalah kita belajar tentang pengorbanan, persatuan, dan cinta kepada Indonesia,” jelasnya.
Selain anjangsana, rangkaian kegiatan Bakti Negeri Anak Bangsa juga diisi dengan pemeriksaan kesehatan bagi para perintis kemerdekaan dan janda perintis kemerdekaan yang dilaksanakan pada 7 sampai 15 Agustus 2026 di 22 kabupaten/kota.

Selanjutnya, pada 17 Agustus 2026 usai Upacara Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Gedung Negara Grahadi, akan digelar ramah tamah bersama ahli waris keluarga pahlawan nasional sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pendahulu bangsa.
Perlu diketahui Program Bakti Negeri Anak Bangsa menyasar dua orang perintis kemerdekaan, 68 janda perintis kemerdekaan, serta enam keluarga pahlawan nasional, yakni keluarga Bung Tomo (Sutomo), Sukarni Kartodiwirjo, KH Abdul Wahab Chasbullah, KHR As’ad Syamsul Arifin, M. Tabrani, dan KH Abdurrahman Wahid yang tersebar di berbagai wilayah Jatim.
Sementara itu, Kadinsos Jatim Novi mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud nyata penghormatan kepada para pejuang sekaligus media pembelajaran bagi generasi muda agar memahami makna kemerdekaan secara langsung.
“Melalui Bakti Negeri Anak Bangsa, kami ingin memastikan perjuangan para pejuang terus hidup melalui aksi nyata dan kepedulian sosial dari generasi penerus bangsa,” jelasnya.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemprov Jatim berharap nilai-nilai kepahlawanan, kejuangan, patriotisme, dan kesetiakawanan sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pilar sosial hingga pelajar dan mahasiswa, semangat perjuangan para pahlawan diharapkan menjadi inspirasi untuk mengisi kemerdekaan dengan karya, pengabdian, dan kepedulian terhadap sesama. [rac.kt]


