29.9 C
Sidoarjo
Wednesday, October 21, 2026
spot_img

Olah Sisik Ikan jadi Kolagen Halal, Shaany Pakuniran Juara I YSIC 2026


Kabupaten Probolinggo, Bhirawa – Inovasi pengolahan limbah sisik ikan menjadi bahan baku kolagen halal mengantarkan Shaany, startup asal Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, meraih Juara I kategori profesional dalam Youth Shariapreneur Innovation Competition (YSIC) 2026.

Kompetisi yang diselenggarakan Bank Indonesia bersama Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI) tersebut menjadi bagian dari rangkaian Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-13 di Jakarta, 14-18 Oktober 2026.

Shaany merupakan usaha di bawah naungan CV Shaany Inovasi Berkah yang didirikan Siti Nur Seha. Usaha tersebut mengembangkan pemanfaatan sisik ikan yang berpotensi menjadi limbah menjadi bahan baku kolagen halal. Inovasi ini mengangkat potensi bahan baku lokal sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya yang lebih efisien.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo, Sugeng Wiyanto, mengapresiasi capaian tersebut. Menurut dia, keberhasilan Shaany menunjukkan bahwa pelaku usaha dari daerah memiliki peluang untuk bersaing melalui pengembangan produk dan pemanfaatan potensi setempat.

“Kami mengapresiasi prestasi Shaany yang membawa nama Kabupaten Probolinggo di tingkat nasional. Semoga keberhasilan ini menginspirasi UMKM, khususnya generasi muda, untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk dan memanfaatkan potensi daerah agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Sugeng menambahkan, pengembangan produk berbasis potensi lokal dapat menjadi salah satu upaya memperkuat daya saing usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Keunikan produk dan nilai tambah yang dihasilkan menjadi aspek penting bagi pelaku usaha dalam menjangkau pasar yang lebih luas.

Berita Terkait :  Aries AP Tumbuhkan Kepercayaan Diri Guru Sekolah Penggerak Kota Batu

Sementara itu, Founder Shaany, Siti Nur Seha, mengatakan keikutsertaannya dalam ISEF 2026 tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengikuti kompetisi, tetapi juga memperkenalkan produk melalui kegiatan pameran atau expo.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari ISEF 2026. Selama expo, kami mendapatkan banyak pelanggan baru dan berkesempatan bertemu dengan beberapa calon mitra strategis di bidang pemasaran. Ini menjadi peluang berharga untuk mengembangkan usaha dan memperluas jangkauan pasar Shaany,” ungkapnya, Rabu (21/10).

Menurut Siti, pertemuan dengan calon mitra bisnis selama kegiatan tersebut membuka peluang untuk menjajaki kerja sama pemasaran. Jejaring yang terbentuk diharapkan dapat mendukung pengembangan usaha ke depan.

Prestasi Shaany sekaligus memperlihatkan potensi inovasi berbasis sumber daya lokal untuk menghasilkan produk bernilai tambah. Pengembangan lebih lanjut, termasuk peningkatan kualitas produk dan perluasan kemitraan, menjadi tantangan agar inovasi tersebut dapat berkembang secara berkelanjutan.

Capaian ini juga diharapkan mendorong pelaku UMKM di Kabupaten Probolinggo, terutama generasi muda, untuk mengembangkan usaha melalui inovasi dan pemanfaatan potensi daerah. [fir.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!