30.9 C
Sidoarjo
Wednesday, October 21, 2026
spot_img

Rektor Tekankan Lulusan Unija Sumenep Hadapi Tantangan Masyarakat


Sumenep, Bhirawa – Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep mewisuda sebanyak 943 mahasiswa dalam prosesi wisuda yang berlangsung di Gedung Adipodai. Momentum akademik tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan pendidikan tinggi para mahasiswa sekaligus awal bagi mereka untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang telah diperoleh di tengah masyarakat.

Rektor Universitas Wiraraja Sumenep, Dr. Sjaifurrachman, S.H., C.N., M.H., menyampaikan, seluruh lulusan telah mendapatkan bekal ilmu pengetahuan sesuai bidang keilmuan dan program studi masing-masing. Bekal akademik tersebut diharapkan menjadi landasan bagi para sarjana untuk menghadapi beragam situasi, tantangan, serta kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya memiliki ijazah dan kemampuan akademik. Mereka juga dituntut mampu menerapkan ilmu yang dimiliki, beradaptasi dengan perubahan lingkungan, serta memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. “Semua sarjana sudah dibekali ilmu sesuai jurusannya. Mereka siap berhadapan dengan kondisi masyarakat,” kata Sjaifurrachman, Rabu (21/10).

Ia menjelaskan, pendidikan di perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menyiapkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul dari sisi pengetahuan, tetapi juga memiliki kemandirian, keterampilan, dan kesiapan menghadapi kehidupan nyata.

Sebab, setelah menyelesaikan pendidikan tinggi, para lulusan akan memasuki lingkungan yang memiliki tantangan berbeda dengan dunia akademik. Sebagian akan memasuki dunia kerja, mengembangkan usaha secara mandiri, menekuni profesi sesuai bidang keahlian, maupun melanjutkan pengabdian di tengah masyarakat.

Berita Terkait :  Digitalisasi Layanan Tingkatkan Efisiensi Administrasi KKPRI Setda Jatim

Karena itu, kemampuan mengimplementasikan teori ke dalam praktik menjadi salah satu aspek penting yang perlu dimiliki setiap lulusan. Mereka diharapkan tidak berhenti pada penguasaan materi perkuliahan, tetapi mampu mengembangkan potensi diri dan meningkatkan kompetensi secara berkelanjutan. “Kami yakin semua sarjana yang lulus hari ini, mereka sudah siap terjun ke masyarakat,” ungkapnya.

Sjaifurrachman berharap, para lulusan Universitas Wiraraja mampu menjaga nama baik almamater sekaligus menunjukkan kualitas diri melalui karya, profesionalisme, dan kontribusi nyata di lingkungan masing-masing. Keberhasilan pendidikan tinggi tidak semata-mata diukur dari jumlah mahasiswa yang berhasil menyelesaikan studi.

Lebih dari itu, keberhasilan juga tercermin dari kemampuan para lulusan dalam mengamalkan ilmu pengetahuan serta mengambil peran dalam menjawab kebutuhan masyarakat. “Para sarjana diharapkan mampu menjadi bagian dari penguatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di Kabupaten Sumenep dan Madura pada umumnya. Potensi keilmuan yang dimiliki lulusan dari berbagai disiplin ilmu dapat menjadi modal penting untuk mendukung kemajuan daerah di berbagai sektor,” tegasnya.

Pada prosesi wisuda kali ini, Universitas Wiraraja meluluskan 943 mahasiswa dari sejumlah fakultas dan program pascasarjana. Untuk mengakomodasi seluruh peserta beserta rangkaian kegiatan wisuda, pelaksanaan dibagi menjadi dua sesi.

Sesi pertama berlangsung mulai pukul 06.30 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Sementara sesi kedua dimulai pukul 12.30 WIB hingga selesai. Dari keseluruhan lulusan, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) menjadi penyumbang wisudawan terbanyak, yakni 321 orang. Jumlah tersebut menunjukkan besarnya kontribusi fakultas dalam menyiapkan sumber daya manusia di bidang kesehatan.

Berita Terkait :  Pertuni Bersama Dinsos Berikan Pelatihan Tata Boga Penyandang Disabilitas

Posisi berikutnya ditempati Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dengan 223 lulusan. Para lulusan dari fakultas tersebut diharapkan dapat mengembangkan kompetensi di bidang ekonomi, manajemen, bisnis, maupun sektor lain yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Selanjutnya, Fakultas Hukum (FH) meluluskan 95 mahasiswa.

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebanyak 88 mahasiswa, sedangkan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) serta Fakultas Teknik (FT) masing-masing meluluskan 85 mahasiswa.

Adapun Fakultas Pertanian (FP) meluluskan 34 mahasiswa, sementara program Pascasarjana menyumbang 12 lulusan. Sebaran lulusan dari berbagai disiplin ilmu tersebut menjadi bagian dari potensi sumber daya manusia yang dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Setiap bidang keilmuan memiliki peran strategis, mulai dari pelayanan kesehatan, pengembangan ekonomi, penegakan hukum, pendidikan, tata kelola sosial dan politik, teknologi, hingga sektor pertanian. “Keberadaan lulusan dengan latar belakang pendidikan yang beragam juga diharapkan mampu memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi perubahan sosial dan ekonomi. Dengan kompetensi yang dimiliki, para sarjana berpeluang mengambil peran sesuai kebutuhan dan tantangan di lingkungan tempat mereka berkarya,” harapnya.

Lebih lanjut ketua ICMI Sumenep ini menegaskan, prosesi wisuda bukan sekadar seremoni akademik yang menandai keberhasilan mahasiswa menyelesaikan pendidikan. Lebih dari itu, wisuda menjadi momentum bagi para lulusan untuk memasuki fase baru dalam kehidupan, dengan tanggung jawab yang lebih luas terhadap diri sendiri, keluarga, lingkungan, dan masyarakat. Bekal pendidikan yang diperoleh selama menempuh perkuliahan diharapkan dapat diterapkan secara nyata.

Berita Terkait :  Tiga Siswa SMA Misbahul Ulum Situbondo Tembus Final Lomba OSN Provinsi Jatim  2025

Para lulusan juga dituntut terus belajar, mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta meningkatkan keterampilan agar mampu bersaing di tengah dinamika dunia kerja. “Bagi Kabupaten Sumenep, kehadiran sarjana dari berbagai bidang keilmuan merupakan potensi yang perlu terus dikembangkan. Sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, integritas, dan semangat pengabdian menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong kemajuan daerah,” katanya.

Lulusan bidang kesehatan, misalnya, lanjutnya, diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Sarjana ekonomi dan bisnis dapat berperan dalam pengembangan usaha serta penguatan perekonomian masyarakat. “Sementara lulusan pendidikan, hukum, teknik, pertanian, dan ilmu sosial politik diharapkan mampu memberikan kontribusi sesuai kompetensi masing-masing,” jelasnya.

Rektor Universitas Wiraraja Sumenep juga berharap seluruh lulusan dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan untuk menghasilkan karya dan memberikan manfaat bagi masyarakat. “Dengan bekal akademik yang dimiliki, para lulusan Universitas Wiraraja Sumenep diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah dan menjawab kebutuhan masyarakat sesuai bidang keahlian masing-masing,” tukasnya. [sul.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!