Sebanyak 528 ASN Terima Tanda Kehormatan Satyalancana Karua Satua atas pengabdian dengan masa kerja 10,20 dan 30 tahun.
Sebanyak 528 ASN Terima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya
Pemprov Jatim, Bhirawa. – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyematkan secara langsung Tanda Kehormatan Republik Indonesia Satyalancana Karya Satya kepada 528 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (11/10).
Penyematan yang berlangsung menjelang puncak peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur tersebut menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian para ASN dengan masa kerja 10, 20, dan 30 tahun.
Penyematan Satyalancana Karya Satya dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama diikuti 267 PNS yang didominasi jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, sedangkan sesi kedua diikuti 261 PNS dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemprov Jatim.
Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh penerima penghargaan atas kontribusi mereka bagi kemajuan Jawa Timur. Menurutnya, capaian pembangunan daerah merupakan hasil kerja keras, komitmen, dan kesinambungan pengabdian ASN di berbagai bidang.
Secara khusus, Gubernur Khofifah mengapresiasi para guru dan seluruh jajaran Dinas Pendidikan Jawa Timur yang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan serta mempersiapkan generasi penerus bangsa.
”Sektor pendidikan luar biasa kemajuan yang sudah dicapai. Kinerja Pak Kepala Dinas Pendidikan dan seluruh timnya tidak sederhana. Kerja keras harus dijaga, amanah harus dijaga, target-target pencapaian secara persentif academic achievement juga harus dijaga dan itu harus berkelanjutan,” ujarnya.
Gubernur Khofifah mengingatkan bahwa berbagai capaian pendidikan tersebut harus menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kinerja. Terlebih, pendidikan memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda yang mampu berkontribusi bagi terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Gubernur berharap para guru, pejabat fungsional, pejabat struktural, dan seluruh jajaran Dinas Pendidikan terus memperkuat komitmen dalam mendidik generasi muda. Anak-anak yang saat ini menempuh pendidikan di Jawa Timur diharapkan tumbuh menjadi generasi unggul yang siap mengambil peran dalam pembangunan bangsa.
”Maka para bapak/ibu guru dan seluruh tim, baik pejabat fungsional maupun struktural, di jajaran Dinas Pendidikan memang harus selalu pada posisi menyiapkan dan dalam perspektif mereka adalah Indonesia Emas 2045. Yang mana, kalau saya bisa mohon bahwa harus dikuasai oleh anak-anak muda dari Jawa Timur yang sekarang panjenengan didik. Maka, ini menurut saya sangat serius dan sangat terukur,” ungkapnya.
Selain sektor pendidikan, Khofifah juga mengapresiasi kontribusi ASN dari berbagai perangkat daerah yang telah mendukung capaian pembangunan Jawa Timur. Ia mencontohkan sektor pertanian yang terus menunjukkan kinerja positif serta sektor kesehatan yang memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. [ina.fen]






