Surabaya, Bhirawa
Pasangan ganda putri lintas negara Nadine Ashlee asal Indonesia dan Hoi Hei Hui dari Hongkong berhasil melangkah ke babak perempat final KU 18 (internasional) setelah mengalahkan Kheisya Rizqi Awiekha/Getsa Zainine (Indonesia) dengan skor 6-1,6-3.
Pada pertandingan yang digelar di Lapangan Tenis Unesa, Kamis (1/10) di set pertama Nadine/Hoe bermain cukup konsisten untuk mendulang poin. Keduanya mampu membangun chemistry untuk menekan Kheisya/Getsa.
Namun di babak kedua permainan Kheisya/Getsa justru lebih berkembang, keduanya mencoba untuk mendulang poin, namun penampilan tenang yang ditampilkan Nadine/Hoe mampu menggagalkan upaya tersebut dan menutup kemenang dengan skor 6-3.
Ditemui usai pertandingan, Nadine Ashlee mengaku lega bisa melaju ke babak perempat final. “Kami tetap fokus di pertandingan besok (perempat final) dan berupaya lolos ke semifinal,” katanya.
Saat disinggung apakah ia sudah lama berpasangan dengan Hoi Hei Hui, Nadine mengatakan kalau ini kali pertama ia bermain dengan Hoi Hei Hui. “Ini pertama kali saya berpasangan dengan Hoi Hei Hui dan langsung cocok,” katanya.
Mengenai target di ITF Junior Widjojo Soejono 2026, Nadine mengaku tidak memiliki target yang tinggi, sebab ia mengakui para pemain yang turun di event yang sudah digelar 43 kali itu mememiliki kualitas yang bagus. “Banyak pemain bagus yang turun di sini baik dari dalam maupun luar negeri,” katanya.
 Sementara itu, supervisor pertandingan, Riyat Andrizar menjelaskan, untuk nomor tunggal babak semifinal akan digelar pada Hari Jumat (2/10). “Sedangkan untuk nomor ganda digelar Jumat besok akan bertanding di babak perempat final dan semifinal. Semua final KU 18 akan digelar di Lapangan Tenis Unesa hari Sabtu (3/10),” katanya. wwn


