34.7 C
Sidoarjo
Friday, October 30, 2026
spot_img

Stok Darah PMI Kabupaten Lamongan Aman, Tersedia 827 Kantong hingga September 2026

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyerahkan penghargaam pada pendonor di Halaman Kantor PMI Lamongan, Senin (21/9/2026). suprayitno /bhirawa.

Lamongan, Bhirawa – Persediaan darah di Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lamongan pada September 2026 berada dalam kondisi aman dan mencukupi untuk mendukung pelayanan transfusi darah bagi masyarakat.

Kondisi tersebut disampaikan Ketua PMI Lamongan Agus Suyanto kepada Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat Apel Peringatan HUT ke-81 PMI yang digelar di Halaman Kantor PMI Lamongan, Senin (21/9/2026).

Agus menyebutkan, PMI Lamongan terus berupaya menjaga kestabilan stok darah melalui kegiatan donor darah yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Stok darah pada hari ini, golongan darah A ada 195 kantong, golongan B ada 278 kantong, golongan O ada 340 kantong, golongan AB ada 14 kantong. Perolehan darah hingga September 2026 ini kurang lebih 13.146 kantong,” kata Agus.

Jika ditotal, stok darah yang tersedia saat ini mencapai 827 kantong dari seluruh golongan darah. Jumlah tersebut menjadi salah satu upaya PMI Lamongan dalam memastikan kebutuhan transfusi darah masyarakat tetap dapat terpenuhi.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi berharap PMI terus memperkuat pelayanan donor darah sekaligus menjaga ketersediaan darah yang aman dan memadai.

Menurutnya, ketersediaan darah menjadi bagian penting dalam pelayanan kemanusiaan, terutama ketika masyarakat membutuhkan transfusi dalam kondisi darurat.

Berita Terkait :  DPD RI dan Kemenhaj Lakukan Evaluasi Penyelenggaraan Haji, Istithaah Kesehatan Jadi Prioritas

“Saya tegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk terus mendukung PMI, baik dalam penguatan kelembagaan, kesiapsiagaan bencana, pelayanan kemanusiaan, maupun peningkatan kapasitas para relawan,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut.

Ia juga meminta sinergi antara PMI, pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait terus diperkuat. Dengan demikian, PMI diharapkan mampu memberikan respons cepat ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.

“Saya berharap sinergi PMI dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait terus diperkuat. Kita ingin ketika masyarakat membutuhkan pertolongan, PMI siap bergerak dengan cepat. Jaga semangat, memang tidak semua kerja kemanusiaan terlihat, tetapi setiap pertolongan yang diberikan pada saat yang tepat akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Yes juga menyerahkan secara simbolis Surat Keputusan (SK) relawan PMI. Selain itu, penghargaan diberikan kepada para pendonor darah sukarela yang telah melakukan donor secara rutin.

Penghargaan tersebut diberikan kepada empat orang pendonor yang telah mendonorkan darah sebanyak 100 kali, lima orang pendonor 75 kali, 29 orang pendonor 50 kali, 118 orang pendonor 25 kali, serta 544 orang pendonor yang telah mencapai 10 kali donor darah. [yit.hel].

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!