Bangkalan, Bhiraw – Disperinaker Kabupaten Bangkalan, melakukan inovasi Integrasi Perindustrian dan Ketenagakerjaan melalui Ikatan Komitmen Penyerapan Tenaga Kerja Lokal. Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bangkalan, mulai memasuki fase marketing strategis kepada para pemangku kepentingan perindustrian dan ketenagakerjaan.
Tahapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) IKRAR TALENTA yang melibatkan sejumlah stakeholder utama, mulai dari asosiasi industri, pelaku usaha, organisasi kepemudaan, civil society, angkatan kerja, hingga organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Dalam FGD tersebut, asosiasi industri diwakili PT Adiluhung Sarana Segara Indonesia, sementara sektor Industri Hasil Tembakau diwakili dua pabrik rokok yang akan segera beroperasi di Kabupaten Bangkalan.
Turut terlibat Himpunan Pengusaha Muda, civil society, serta angkatan kerja yang diwakili PC HMI Bangkalan dan sejumlah OPD terkait.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang lebih terintegrasi.
Ikrar Talenta tidak hanya diarahkan sebagai sebuah inovasi administratif, tetapi menjadi instrumen untuk mempertemukan kebutuhan industri dengan potensi dan kompetensi tenaga kerja lokal.
Kepala Disperinaker Bangkalan Jemmi Tria Sukmana mengatakan, Ikrar Talenta, menawarkan pendekatan baru dalam membangun ekosistem pembinaan industri dan ketenagakerjaan, Kamis (10/9/2026).
Salah satu terobosan utamanya adalah menjadikan registrasi SIINas (Sistem Informasi Industri Nasional) sebagai pintu masuk dalam mengintegrasikan data perindustrian dan ketenagakerjaan.
“Proyek Perubahan IKRAR TALENTA menawarkan pendekatan baru dengan menjadikan registrasi SIINas sebagai entry point pembentukan ekosistem pembinaan industri dan ketenagakerjaan Kabupaten Bangkalan,” ujar Jemmi.
Menurutnya, melalui pendekatan tersebut, data SIINas tidak lagi hanya dipandang sebagai media pelaporan industri.
Data tersebut didorong menjadi sumber data tunggal atau One Data Industry and Employment yang dapat dimanfaatkan secara bersama oleh seluruh bidang di Disperinaker maupun OPD terkait.
Data yang dihimpun mencakup profil perusahaan, jenis industri, kapasitas produksi, investasi, jumlah tenaga kerja, rencana pengembangan usaha hingga kebutuhan kompetensi tenaga kerja.
Seluruh data tersebut kemudian dapat dianalisis untuk menjadi dasar penyusunan program lintas bidang maupun lintas OPD.
“Data tersebut dapat menjadi dasar dalam menyusun berbagai program, termasuk pembinaan industri, pelatihan, hingga penempatan tenaga kerja,” jelasnya.
Melalui FGD tersebut, para stakeholder didorong untuk membangun komitmen bersama agar pertumbuhan industri di Kabupaten Bangkalan memberikan dampak langsung terhadap masyarakat, khususnya dalam bentuk peningkatan kompetensi dan kesempatan kerja.
Pada tahap selanjutnya, inovasi tersebut akan terus diperkuat melalui perluasan kemitraan dengan stakeholder industri dan ketenagakerjaan.
Dengan demikian, IKRAR TALENTA dapat menjadi model kolaborasi pemerintah dan dunia usaha dalam membangun pasar kerja lokal yang lebih inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. [lis.kt]


