26 C
Sidoarjo
Monday, September 7, 2026
spot_img

Berikan Pendampingan Psikososial ke Siswa NTT, Tim Unesa Kirim 16 Relawan


Surabaya, Bhirawa – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kirim tim Unesa Peduli untuk berikan pendapingan psikososial pada para siswa terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan pendampingan pada SMP Negeri 1 Langke Rembong, Manggarai, sebagai dari rangkaian aksi kemanusiaan Tim Unesa Peduli pada masyarakat tedapak bencana, Senin (7/9).

Direktur Direktorat Pencegahan dan Penanggulangan Isu Strategis (PPIS) Unesa, Mutimmatul Faidah, mengatakan kehadiran Tim Unesa Peduli ialah bentuk kepedulian perguruan tinggi padaa masyarakat membutuhkan pendampingan, terutama anak-anak yang terdampak bencana. “Unesa memastikan hadir tidak hanya di lingkungan kampus, tapi ke masyarakat luas yang membutuhkan, khususnya anak-anak korban bencana di daerah,” jelasnya.

Lanjut Faidah mengatakan pendampingan psikososial dapat membantu siswa di Manggarai mengurangi dampak emosional pasca gempa serta menumbuhkan kembali semangat belajar.

“Program dilakukan membantu siswa memulihkan kondisi emosional, membangun kembali rasa aman, dan menyiapkan kembali mengikuti proses pembelajaran setelah bencana,” pungkasnya.

Faidah mengukapkan sebanyak 16 relawan diterjunkan ke wilayah tersebut, mendukung proses pemulihan masyarakat terdampak gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores pada 15 Agustus 2026.

“Selain pendekatan emosional, pesan mengenai ketangguhan dan optimisme disampaikan melalui permainan serta kuis edukatif, Metode dipilih supaya siswa mudah memahami pentingnya menjaga kesehatan mental dan memiliki kemampuan beradaptasi dalam menghadapi situasi sulit,” ungakpanya.

Faidah menambahkan sekitar 200 siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Langke Rembong mengikuti sesi psikoedukasi dikemas secara interaktif, pendampingan bertujuan mengenalkan berbagai respons emosi yang dapat muncul setelah bencana sekaligus memberikan cara sederhana bagi siswa dalam mengelola rasa cemas dan ketakutan.

Berita Terkait :  Unesa-Undip Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus Era Digital

“Rangkaian kegiatan diawali permainan kelompok dan ice breaking ciptakan suasana nyaman bagi para siswa, melalui aktivitas tim pendamping berupaya membangun kembali kepercayaan diri siswa serta menciptakan ruang aman supaya mereka dapat berinteraksi setelah melewati pengalaman traumatis akibat gempa,” imbuhnya. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!