Jombang, Bhirawa – Dalam rangka ikut memeriahkan Bupan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan yang dicanangkan pemerintah pusat mulai 26 Agustus 2026 hingga 26 September 2026, Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Jombang melaksanakan pelayanan kesehatan hewan terpadu sekaligus meluncurkan pelaksanaan vaksinasi PMK semester 2 tahun 2026.
Pada momentum ini, Dinas Peternakan Kabupaten Jombang menerima 28 ribu dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Untuk pelaksanaan vaksinasi semester 2 tahun ini, salah satunya digelar di Kandang Berkah Aarkun, Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Rabu (2/9/2026).
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang Drs. Mochamad Saleh, M.Si, melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan, drh. Azis Daryanto, menyampaikan, pada bulan September ini, pihaknya ikut menyukseskan Program Nasional bulan Bhakti Peternakan dengan melaksanakan pelayanan kesehatan hewan terpadu sekaligus meluncurkan pelaksanaan vaksinasi PMK semester 2 tahun 2026.
“Kegiatan ini akan berlangsung mulai 31 Agustus hingga akhir Oktober 2026, Vaksinasi PMK semester 2 ini adalah upaya dari Dinas Peternakan untuk menyiapkan kekebalan kelompok pada sapi, khususnya menghadapi musim penghujan atau pancaroba yang biasanya diikuti peningkatan lonjakan kasus PMK,” kata dia, Kamis (3/9/2026).
Pihaknya berharap, dengan digencarkannya vaksinasi hingga akhir tahun nanti, kasus PMK di Kabupaten Jombang bisa ditekan.
Azis Daryanto menambahkan, hingga saat ini kondisi kasus PMK di Kabupaten Jombang tergolong aman.
“Untuk kondisi kasus PMK di Kabupaten Jombang, sudah zero kasus sejak bulan April hingga sekarang ini. Alhamdulillah sudah tidak ada kasus PMK di Jombang,” jelasnya.
Meski begitu, pihaknya tidak lengah. Jumlah vaksin yang diterima sebanyak 28 ribu dosis bakal segera didistribusikan dan disuntikkan kepada ternak sapi di seluruh wilayah Jombang.
Langkah tersebut juga sejalan dengan upaya menjaga status nol kasus, terutama menjelang musim hujan yang berpotensi meningkatkan risiko penyebaran virus PMK.
Azis Daryanto menambahkan, selain vaksinasi, Bulan Bakti Peternakan juga dimanfaatkan untuk memperkuat pengawasan kesehatan hewan dan edukasi kepada peternak.
“Disnak Jombang mengimbau para peternak untuk menjaga kebersihan kandang, memastikan kualitas pakan dan air minum, serta segera melaporkan ke Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) apabila menemukan gejala seperti demam, lepuh pada mulut atau kuku, atau produksi air liur berlebihan segera menghubungi petugas,” bebernya.
Pemilik ternak Kandang Berkah Aarkun di Desa Gondek, Agus Purwanto mengaku senang dengan adanya kegiatan vaksinasi dari Dinas Peternakan Kabupaten Jombang. Di kandangnya, terdapat 39 ekor sapi yang telah mendapatkan vaksin PMK dari petugas vaksinator.
“Di kandang ini ada 39 ekor sapi dan Alhamdulillah sudah diberikan vaksin PMK oleh petugas. Saya mengucapkan banyak terima kasih dengan adanya vaksinasi PMK ini, semoga kondisi sapi di kandang kami selalu sehat,” pungkasnya. [rif.kt]

