26.8 C
Sidoarjo
Wednesday, July 22, 2026
spot_img

MPLS SR Terintegrasi, Dua Kota Kediri Padukan Pendidikan dan Kehidupan Berasrama

Kota Kediri, Bhirawa. – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Kediri tidak hanya mengenalkan lingkungan belajar, tetapi juga membiasakan siswa dengan kehidupan berasrama. Selama lebih dari dua pekan, peserta didik akan mengikuti rangkaian kegiatan yang mengintegrasikan pendidikan klasikal, pembinaan karakter, dan aktivitas keasramaan.

Salah satu siswa baru, Vinky Syawalia Putri, mengaku sempat merasa cemas saat pertama kali datang ke sekolah tersebut. Siswi kelas X asal Kelurahan Tosaren itu khawatir kesulitan beradaptasi dan tidak memiliki teman.

Namun, kekhawatiran itu berubah setelah mengikuti pra-MPLS yang diisi dengan makan siang bersama, tur sekolah, pengenalan asrama, hingga salat berjamaah.

“Awalnya takut tidak punya teman. Tapi setelah mengikuti kegiatan, ternyata teman-temannya ramah dan baik seperti keluarga. Jadi saya senang sekali bisa sekolah di Sekolah Rakyat,” ungkapnya, Kamis (16/7).

Menurut Vinky, suasana asrama juga membuatnya nyaman. Guru dan pengasuh dinilai aktif mendampingi siswa agar lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan baru.

Ia pun memiliki cita-cita menjadi penulis novel. Melalui pendidikan di Sekolah Rakyat, Vinky berharap dapat mewujudkan impian tersebut sekaligus memperbaiki kondisi ekonomi keluarganya.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Kediri, Nur Zam’ah, menjelaskan MPLS berlangsung pada 14-31 Juli 2026. Kegiatan itu dirancang untuk memperkenalkan lingkungan sekolah, budaya belajar, tata tertib, hingga kehidupan di asrama.

Berita Terkait :  Cegah Gangguan Kamtibmas, Satpolairud Polres Situbondo Perketat Pengawasan di Pelabuhan Jangkar

“Harapannya anak-anak dapat beradaptasi dengan baik sehingga siap mengikuti proses pembelajaran,” kata Nur.

Pada hari pertama, siswa menjalani pemeriksaan kesehatan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Kediri melalui Puskesmas Campurejo. Selanjutnya, peserta mengikuti analisis diagnostik akademik untuk memetakan kemampuan awal sebagai dasar penyusunan strategi pembelajaran.

Selain pengenalan lingkungan sekolah dan asrama, materi MPLS juga memuat penguatan karakter dengan melibatkan sejumlah instansi sebagai narasumber, di antaranya TNI, Polres Kediri Kota, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan.

Nur menilai antusiasme siswa terlihat sejak hari pertama pelaksanaan MPLS. Bahkan, peserta didik jenjang sekolah dasar dinilai mampu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan disiplin.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Kediri Imam Muttakin mengatakan pemerintah daerah terus melakukan pendampingan agar operasional Sekolah Rakyat berjalan sesuai rencana, termasuk selama pelaksanaan MPLS.

“Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan pelaksanaan MPLS berjalan baik. Beberapa kebutuhan siswa, seperti perlengkapan dan seragam, saat ini masih dalam proses distribusi secara bertahap,” ujarnya.

Ia berharap seluruh siswa mengikuti setiap kegiatan MPLS dengan sungguh-sungguh sebagai bekal sebelum memasuki proses pembelajaran di Sekolah Rakyat. Selain itu, koordinasi antarpenyelenggara juga diharapkan terus diperkuat agar pelaksanaan program berjalan semakin optimal.(van,nov.hel)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!