28.9 C
Sidoarjo
Thursday, July 16, 2026
spot_img

Aksi Jenaka Boneka Si Saprol Buat Siswa SD Kota Batu Senang Diajak ‘Stop Bullying’

Kota Batu, Bhirawa – Aksi inovatif dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batu dalam memberikan edukasi kepada para siswa Sekolah Dasar (SD) di Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Mereka menghadirkan aksi jenaka boneka puppet bernama ‘Si Saprol’ saat mengunjungi SD Negeri 2 Sumberejo, Kecamatan Batu, Kamis (16/7). Aksi jenaka ini membuat para siswa menjadi senang bahkan semangat saat diajak menghindari perundungan atau ‘Stop Bullying’.

Aksi jenaka boneka puppet Si Saprol ini dibawakan langsung oleh salah satu anggota Satpol PP Kota Batu, Edy Prayitno, 36th, warga asli Bumiaji, Kota Batu. Ia sengaja membuat boneka Si Saprol dengan karakter sebagai petugas Satpol-PP. Dengan pembawaan Si Saprol yang lucu membuat petugas Satpol-PP tak lagi dipandang kaku dan galak di mata anak- anak.

“Melalui boneka yang mulutnya bisa terbuka layàknya orang bicara (puppet) bernama Si Saprol ini, kita bisa berinteraksi dengan jenaka. Kita bisa menyampaikan pesan untuk tidak melakukan perundungan dan itu mengena bagi anak- anak,” ujar Edy, Kamis (16/7).

Dengan memberikan pesan yang dibalut dengan sajian komedi yang jenaka ternyata bisa memancing  gelak tawa renyah anak- anak. Hal ini membuat pesan ‘stop bullying’ bukan menjadi ajakan yang menakutkan. Tetapi menjadi ajakan jenaka yang bisa diterima anak- anak dengan tangan terbuka.

Kemarin, Edy Prayitno datang ke SDN Sumberejo 2 dengan tetap berseragam Satpol PP. Iapun tetap mengenakan baret cokelat dan ikat pinggang. Dan semua atribut ini juga terdapat dan sama persis dengan boneka Si Saprol.

Berita Terkait :  Samapta Polres Situbondo Bersama PPDiS Bagikan Makanan Untuk Warga Tak Mampu

Tampilan Saprol yang nyaris serupa dengan kostum Satpol-PP yang dikenakan Edy memicu respon tersendiri. Ia tampil bak dua sahabat yang menjadi rekan kerja untuk menyampaikan misi penting edukasi ke masyarakat luas, terutama anak- anak.

Melalui aksi jenaka boneka Si Saprol, Edy nampak komunikatif dengan anak- anak saat memberikan edukasi penting mengenai “Stop Bullying”. Nasehat- nasehat diberikan dengan cara yang menyenangkan, mudah dipahami, dan penuh gelak tawa. Arahan diberikan agar sekolah menjadi tempat yang aman, nyaman, dan saling menyayangi bagi sesama pelajar.

Raut wajah lelah tak begitu tampak dari pria ramah satu ini. Ia terus melempar senyum lebar dan candaan yang relevan dengan tema sosialisasi yang disampaikannya.

Ternyata, kebiasaan Edy sebagai pembawa boneka puppet atau biasa disebut puppeter ini sekarang mulai menjadi rutinitas. Ia sudah sering mengedukasi anak-anak tentang peraturan-peraturan sederhana di lingkungan masyarakat. Namun ia tetap menegaskan akan bertugas profesional dan tak meninggalkan tanggung jawab sebagai petugas Satpol PP.

Kini Si Saprol menjadi metode atau media penyampai tentang peraturan daerah dengan dikemas unik dan menggelitik. “Atasan saya juga mendukung bahkan meyakinkan Si Saprol bisa dijadikan metode penyuluhan ke anak-anak,” jelasnya.

Nama Saprol yang semula hanya pelesetan dari Satpol, kini diberi makna lain. Saat ini Saprol memiliki akronim dari Saluran Informasi Satuan Polisi Pamong Praja. Ia akhirnya masuk salah satu karya yang ditunjukkan dalam ajang Innovative Government Award Kota Batu.

Berita Terkait :  Portal Kemendikdasmen, Aplikasi Efisiensi Birokrasi ASN

“Melakui permainan boneka Si Saprol, saya merasa kembali menikmati sebagai seniman. Saya bisa berkesenian dan menyampaikan pesan dengan nyaman, dan memastikan tidak ada ilmu yang tidak berguna,” tandas Edy. [nas.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!