28.3 C
Sidoarjo
Monday, July 13, 2026
spot_img

Mahasiswa KKN Untag Surabaya Dukung Modernisasi Pertanian Jagung di Desa Gedangan


Gresik, Bhirawa – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan alat penanam biji jagung modern di Desa Gedangan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Program ini bertujuan meningkatkan efisiensi proses penanaman sekaligus mendukung modernisasi sektor pertanian.

Kegiatan diawali dengan survei dan identifikasi permasalahan yang dihadapi petani. Hasil observasi menunjukkan bahwa proses penanaman jagung masih dilakukan secara manual menggunakan alat tradisional, sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama, tenaga kerja yang banyak, serta menghasilkan jarak tanam yang kurang seragam.

Sebagai mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Oktafianti Mutiara Kusuma, bersama tiga rekannya memberikan sosialisasi, pelatihan, dan demonstrasi penggunaan alat penanam biji jagung modern kepada anggota Gapoktan Desa Gedangan. Sebelum penyampaian materi, peserta terlebih dahulu mengerjakan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal mengenai penggunaan alat penanam jagung modern. Setelah sesi sosialisasi, pelatihan, dan praktik lapangan selesai, peserta kembali diberikan post-test sebagai bentuk evaluasi untuk mengetahui peningkatan pemahaman mereka terhadap materi yang telah disampaikan. Selain itu, petani juga mendapatkan pendampingan dalam mengoperasikan serta merawat alat agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Hasil kegiatan menunjukkan sekitar 88% peserta telah memahami cara penggunaan alat dan mampu mengoperasikannya secara mandiri. Penggunaan alat ini diharapkan mampu mempercepat proses penanaman, mengurangi biaya operasional, meningkatkan keseragaman jarak tanam, serta mengurangi beban fisik petani saat bekerja.

Berita Terkait :  FEBTD Unusa Kembangkan Nomolitera untuk Kesehatan Mental Pemuda

Oktafianti Mutiara Kusuma, selaku anggota tim KKN, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi para petani. “Kami berharap alat penanam biji jagung modern ini tidak hanya mempermudah proses tanam, tetapi juga dapat meningkatkan efisiensi kerja petani. Melalui sosialisasi, pelatihan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test, kami ingin memastikan bahwa teknologi yang diperkenalkan benar-benar dipahami dan dapat diterapkan secara mandiri oleh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Salsabila Ratu Kencana Syaharani, S.Psi., M.Psi., mengapresiasi pelaksanaan program pengabdian tersebut. Menurutnya, “Program KKN tidak hanya menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang dimiliki, tetapi juga membangun kolaborasi dengan masyarakat melalui solusi yang aplikatif. Harapannya, kegiatan ini mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan produktivitas pertanian sekaligus menjadi pengalaman pembelajaran yang bermakna bagi mahasiswa.”

Melalui program ini, Mahasiswa Untag Surabaya berharap penerapan teknologi tepat guna dapat mendorong peningkatan produktivitas pertanian jagung serta menjadi langkah nyata dalam mendukung kesejahteraan petani dan modernisasi pertanian di Desa Gedangan. [why]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!