Pemkab Madiun, Bhirawa. – Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Madiun menggelar ziarah ke makam leluhur dan raja-raja Mataram di Kotagede, Yogyakarta, Rabu (8/7). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun.
Rombongan peziarah dipimpin Bupati Madiun, H Hari Wuryanto SH MAk., beserta istri, dan Wakil Bupati Madiun beserta istri. Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD, Kajari, perwakilan Lanud Iswahjudi, Polresta, hingga Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun.
Dalam ziarah ini, jajaran pimpinan daerah mendatangi makam para pendiri dan tokoh penting yang membidani sejarah Madiun, di antaranya adalah makam Ki Ageng Panembahan Senopati dan KRA. Retno Djumilah.
Bupati Madiun, Hari Wuryanto menyampaikan, ziarah ini bukan sekadar prosesi ritual tahunan, melainkan bentuk penghormatan nyata sekaligus pengingat sejarah. Menurutnya, keberadaan Kabupaten Madiun hari ini tidak akan pernah lepas dari tetesan keringat dan perjuangan para leluhur di masa lalu.
”Ini wujud bahwa keberadaan Kabupaten Madiun tidak lepas dari beliau-beliaunya. Kami yang saat ini diberi amanah mudah-mudahan bisa menjalankan amanah ini dengan baik sesuai dengan harapan mereka saat berjuang mewujudkan Kabupaten Madiun,” ujar Hari Wuryanto.
Melalui momentum ini, Bupati berharap seluruh elemen pemerintahan dapat mengemban tugas dengan amanah. Target utamanya adalah merealisasikan visi luhur pendahulu, yakni masyarakat yang gemah ripah loh jinawi, tata tentram karta raharja. Selain sebagai bentuk penghormatan sejarah, kehadiran utuh unsur Forkopimda ini merepresentasikan soliditas dan sinergi yang kuat di jajaran birokrasi Madiun.
Semangat kebersamaan lintas instansi ini sekaligus menggaungkan tema Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun: ‘Dengan Inovasi dan Kolaborasi, Kita Wujudkan Kabupaten Madiun yang Bersahaja’. Prosesi ziarah di Kotagede ini menjadi simbol bahwa penghormatan terhadap masa lalu adalah fondasi terbaik untuk membangun masa depan. [dar.fen]


