26.7 C
Sidoarjo
Thursday, July 9, 2026
spot_img

Wali Kota Mojokerto Ajak Warga Terapkan Pola Hidup Sehat Cegah PTM

Pemkot Mojokerto, Bhirawa. – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk membiasakan pola hidup sehat guna menekan risiko Penyakit Tidak Menular (PTM).

Ajakan tersebut disampaikan saat memberikan arahan dalam kegiatan Sinergi Kader Motivator dalam Evaluasi dan Penguatan Upaya Pencegahan PTM Menuju Masyarakat Sehat di Balai Pertemuan Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Rabu (8/7).

Di hadapan kader motivator, tim Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM), tenaga kesehatan, serta penyuluh KB, perempuan yang akrab disapa Ning Ita itu menekankan pentingnya sinergi dan peran aktif seluruh pihak sebagai garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat.

“PTM itu faktor utamanya bersumber dari pola hidup manusianya. Oleh karena itu, tugas kita bersama di sini adalah memberikan edukasi sekaligus keteladanan yang nyata di tengah masyarakat tentang bagaimana menerapkan gaya hidup yang sehat,” ujar Ning Ita.

Ia juga menyoroti tantangan gaya hidup di era modern. Menurutnya, kemudahan akses digital kerap membuat masyarakat kurang beraktivitas fisik dan cenderung mengandalkan layanan pesan-antar makanan cepat saji yang minim nutrisi serta tinggi gula.

Ning Ita mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih makanan. “Pilihlah makanan yang real food dan kurangi jajanan olahan. Selain itu, mari luangkan waktu untuk bergerak aktif minimal setengah jam setiap hari. Olahraganya disesuaikan dengan usia saja, tidak harus yang berat, yang terpenting adalah istiqomah atau konsisten,” pesannya.

Berita Terkait :  Kolaborasi Disperpusip dan Perpusnas untuk Peningkatan Literasi Masyarakat Jawa Timur

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Mojokerto tahun 2026, tercatat sebanyak 3.987 penderita diabetes, sekitar 8.500 kasus hipertensi, serta 15 kasus baru kanker serviks pada semester pertama. Angka tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk terus mendorong upaya pencegahan melalui pola hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Ning Ita juga mengingatkan pentingnya deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan Pap Smear bagi perempuan yang telah menikah.

“Kanker leher rahim kalau diketahui sejak awal, penanganan bisa segera dilakukan. Monggo ibu-ibu, jangan takut melakukan Pap Smear sebelum terlambat ke stadium lanjut,” imbaunya.

Menutup arahannya, Ning Ita berharap kolaborasi lintas sektor dapat memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat di Kota Mojokerto.

“Mari kita jaga pola hidup, pilih asupan yang sehat, aktif bergerak, dan rutin memeriksakan kesehatan. Dengan sinergi dan komitmen bersama, insyaallah masyarakat Kota Mojokerto akan semakin sehat, bugar, dan produktif,” pungkasnya. [oky.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!