28.4 C
Sidoarjo
Tuesday, June 9, 2026
spot_img

UKM Berprestasi Jatim 2026, 10 Finalis Didorong Inovasi, Ekspansi Pasar, dan Kemandirian Ekonomi


Pemprov, Bhirawa
Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur menggelar babak final Lomba UKM Berprestasi 2026 di Kantor Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur, Ruang Aria Wiriaatmadja, Jalan Jl. Raya Juanda No. 22, Sidoarjo, Selasa (9/6/2026).

Sepuluh pelaku usaha kecil dan menengah terbaik yang lolos verifikasi dipanggil untuk mempresentasikan dan menjalani sesi wawancara dengan dewan juri.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Endy Alim Abdi Nusa, yang membuka acara tersebut berharap para finalis menampilkan kemampuan terbaiknya agar hasil penilaian optimal dan membanggakan.

Dalam sambutannya, Endy menegaskan perkembangan ekonomi Jawa Timur hingga awal 2026 menunjukkan tren positif. Pada triwulan I 2026, ekonomi provinsi ini tumbuh 5,96 persen year-on-year dengan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 888,44 triliun.

“Angka ini menegaskan posisi Jawa Timur sebagai salah satu penggerak utama ekonomi nasional, dengan kontribusi 14,40 persen terhadap PDB nasional dan 25,16 persen terhadap PDRB Pulau Jawa,” ujarnya saat membuka acara.

Endy menekankan bahwa di tengah dinamika ekonomi, UKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi daerah dan nasional.

“Keberlanjutan dan daya saing UKM tidak hanya ditentukan kemampuan produksi, tetapi juga kreativitas, inovasi, dan strategi promosi yang tepat sasaran memanfaatkan kanal pemasaran yang terus berkembang,” cetus Endy.

Untuk menggali potensi lokal dan menumbuhkan semangat inovasi, Dinas Koperasi dan UKM kembali menyelenggarakan Lomba UKM Berprestasi, kegiatan rutin tahunan yang memberi apresiasi bagi pelaku UKM yang berdedikasi. Tujuannya adalah mendorong daya saing, memfasilitasi pengembangan usaha, dan memperkuat ekosistem UMKM di Jawa Timur.

Berita Terkait :  Inovasi Sulastri Centil Melalui e-Future Plan, Raih Penghargaan Kepala SMA Jambore GTK Jatim

Rangkaian lomba tahun ini dimulai dengan sosialisasi pada Maret 2026. Hingga penutupan pendaftaran pada 31 Maret, tercatat 143 pendaftar yang terdiri dari 62 kategori fashion-kriya dan 81 kategori makanan dan minuman.

Dari jumlah tersebut, tim panitia melakukan verifikasi dan memilih 20 UKM untuk mendapat pembinaan lebih intensif.

Sebagai bagian dari proses, 20 UKM terpilih mendapat akses materi pengembangan usaha serta sesi konsultasi dan diskusi mendalam dengan mentor yang berasal dari praktisi, profesional, dan pemenang sebelumnya. Fasilitas lain yang disediakan adalah Business Day, di mana pelaku UKM berkesempatan bertemu langsung dengan buyer dan offtaker.

Pada tahap final, para finalis diberikan waktu untuk presentasi dan wawancara di hadapan dewan juri. Variabel penilaian meliputi tata kelola usaha, kemampuan manajerial, jangkauan pasar, strategi usaha, keberlanjutan bisnis, penyerapan tenaga kerja, implementasi teknologi informasi, serta kreativitas dan inovasi produk atau layanan

Dewan juri yang terlibat datang dari berbagai latar belakang untuk menjamin penilaian objektif dan komprehensif.

Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin, memberikan perspektif pengembangan produk unggulan daerah dan nilai tambah kreatif. Perwakilan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, Fernanda Reza Muhammad, menilai daya saing bisnis dan peluang pasar.

Hadir pula Dr. Takonai Susumu dari Konsulat Jenderal Jepang yang meninjau standar kualitas produk dan potensi penetrasi pasar internasional, khususnya Jepang. Dari akademisi, Dr. Eric Harianto menilai aspek manajemen, inovasi, kewirausahaan, dan keberlanjutan bisnis.

Berita Terkait :  Siswa Sekolah Rakyat Kota Batu Dikenalkan Dunia Pemerintahan

“Dengan komposisi juri yang beragam dan proses penilaian yang mengedepankan aspek tata kelola, inovasi, dan keberlanjutan, lomba UKM Berprestasi 2026 diharapkan menghasilkan UKM-UKM terbaik yang siap memperkuat ekonomi Jawa Timur dan membuka peluang baru di pasar yang lebih luas,” papar Endy menutup.

Dinas Koperasi UKM Provinsi Jatim sebagai penyelenggara menegaskan bahwa lomba ini bukan hanya untuk menentukan pemenang tahunan. Kegiatan ini merupakan upaya berkelanjutan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk membangun ekosistem UKM yang kuat, inovatif, dan berdaya saing.

Finalis dan pemenang diharapkan menjadi role model bagi UKM lain dengan praktik pengelolaan usaha yang baik, pemanfaatan teknologi digital, pengembangan pasar, serta komitmen terhadap kualitas dan keberlanjutan usaha.

Dinas Koperasi UKM Provinsi Jatim berharap program UKM Berprestasi bisa menjadi sarana akselerasi agar UKM naik kelas, memperluas akses pasar nasional maupun internasional, memperkuat jejaring kemitraan, serta menciptakan lebih banyak lapangan kerja.

Keberhasilan UKM berprestasi diharapkan tidak hanya membanggakan pelaku usaha yang bersangkutan, tetapi juga mendorong tumbuhnya lebih banyak UKM tangguh dan produktif yang memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian Jawa Timur. [aya.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!