29.5 C
Sidoarjo
Tuesday, June 9, 2026
spot_img

Kembangkan Tanaman Semangka dan Buah Labu

Situbondo, Bhirawa – Sebagai wujud mendukung program ketahanan pangan yang digaungkan oleh pemerintah, Rutan Kelas IIB Situbondo kini menggagas aneka tanaman buah dan sayuran. Yang terbaru, Lembaga pemerintah yang kini di pimpin oleh Suwono itu menggalakkan tanaman semangka jenis big maduri dan buah labu.

Menurut Suwono, dua komoditas tanaman yang baik untuk kesehatan itu, memiliki prospek yang cerah untuk dibudidayakan dan bahkan di kembangkan sebagai usaha yang menguntungkan.

“Tetapi kami menanam semangka jenis big maduri dan buah labu, murni untuk mendukung program ketahanan pangan, yang sudah lama digaungkan Presiden Prabowo Subianto,” tutur pria yang pernah berdinas di Jakarta itu.

Saat ini, aku Wono-sapaan akrab Suwono, Rutan Kelas IIB Situbondo Kantor Wilayah Dirjenpas Jawa Timur kembali menguatkan komitmennya dalam program pembinaan kemandirian melalui bidang pertanian. Sebanyak 800 benih semangka jenis big maduri atau semangka hibrida tipe Inul yang dikenal dengan bentuk lonjong dan daging buah yang manis, ditanam langsung di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rutan Situbondo berlokasi di Desa Arjasa, Kabupaten Situbondo.

“Kegiatan penanaman ini diikuti oleh petugas serta warga binaan yang tergabung dalam program ketahanan pangan. Sejak lama, suasana SAE Rutan Situbondo tampak hidup dengan semangat gotong royong. Lubang tanam telah disiapkan, pupuk dasar ditebar, dan benih semangka ditanam satu per satu dengan penuh ketelitian,” aku Kepala Rutan Situbondo, Suwono.

Berita Terkait :  Janji "Bersihkan" ESDM Jatim

Pria asli Kediri juga menyampaikan bahwa penanaman semangka big maduri bukan sekadar kegiatan pertanian, tetapi bagian dari strategi pembinaan yang produktif.

“Semangka hibrida tipe Inul dipilih karena memiliki nilai ekonomis tinggi dan masa panen yang relatif cepat. Ini melatih warga binaan agar memiliki keterampilan bertani modern yang bisa mereka gunakan setelah bebas nanti,” ujarnya

Pemilihan SAE sebagai lokasi penanaman juga memiliki makna penting. Lahan ini difungsikan sebagai ruang edukasi sekaligus tempat asimilasi positif, di mana warga binaan belajar, bekerja, dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Program ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab, disiplin dan kepercayaan diri.

“Dengan target panen dalam 70-80 hari ke depan, hasil semangka big maduri nantinya direncanakan untuk memenuhi kebutuhan internal Rutan dan juga dipasarkan sebagai bagian dari upaya kemandirian ekonomi satuan kerja,” urai Wono.

Penanaman 800 benih semangka ini, tambah mantan Kepala Rutan Papua itu, menjadi bukti nyata bahwa pembinaan di Rutan Situbondo tidak berhenti pada dinding sel, tetapi tumbuh bersama alam dan harapan.

“Selain itu kami juga sedang mengembangkan tanaman buah labu,” pungkas mantan Kepala Rubasan Pasuruan itu.  [awi.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!