Surabaya, Bhirawa
Memperingati Hari Jadi Kota Surabaya ke-733 ,Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kota Surabaya menggelar Kejuaraan Arung Jeram Piala Wali Kota Surabaya 2026 di kawasan Sungai Kalimas.
Sebanyak 57 tim ikut ambil bagian dalam kompetisi, dengan membuka jalur Open Jatim, sehingga klub-klub arum jeram terbaik di Jawa Timur bisa saling beradu strategi dan kecepatan. Sabtu, (6/6/2026)
Ketua Panitia, Tri Harsono, menjelaskan kejuaraan menjadi sarana bagi klub-klub arung jeram di Jawa Timur, terutama Kota Surabaya, mengembangkan kemampuan atlet, memperkuat kekompakan tim, dan menumbuhkan semangat sportivitas dalam menghadapi berbagai tantangan perlombaan.
“Ajang ini juga jadi kesempatan bagi para peserta untuk menunjukkan potensi terbaik sekaligus meraih prestasi yang membanggakan, selain sebagai kompetisi, kegiatan diarahkan meningkatkan kualitas atlet dan non-atlet arung jeram di tingkat regional,” katanya.
Lanjut Tri mengatakan bahwa kejuaraan terdapat sejumlah tujuan seperti meningkatkan prestasi olahraga arung jeram di Surabaya dan Jawa Timur, mendukung pengembangan olahraga arung jeram di Indonesia, memberikan pengalaman kompetitif bagi atlet dan pelatih sebagai bekal menghadapi ajang nasional maupun internasional, dan memperkuat solidaritas antar-pelaku olahraga arung jeram.
“Kejuaraan jadi wadah untuk memperluas jejaring dan kerja sama antarorganisasi arung jeram dari berbagai daerah, partisipasi atlet pada kompetisi dinilai sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pembinaan dan pengembangan olahraga arung jeram di Indonesia,” jelas Tri..
Ia mengukapkan kategori perlombaan di bagi ke dalam beberapa kelompok peserta guna memastikan pembinaan yang merata, antara lain Kategori Mahasiswa, Kategori Under-22 (U-22) / Pelajar (khusus untuk regional Surabaya), Kategori Umum / Klub (Open Jatim)
Kompetisi arum jeram ini dibagi menjadi dua kategori perlombaan yang menantang, yaitu Slalom dan Head to Head, sesuai pada kategori Slalom untuk menguji ketangkasan mereka melewati rintangan, sementara kategori Head to Head yang menyajikan duel langsung antar-tim akan dilaksanakan pada hari berikutnya,” pungkasnya.
Tri menambahkan prestasi dicapai kejuaraan diharapkan menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan sebagai persiapan menghadapi ajang PORPROV Jawa Timur 2027
“Lewat kompetisi ini, diharapkan Surabaya tidak hanya sukses menggelar pesta perayaan hari jadi kota, tetapi berhasil melahirkan atlet-atlet arum jeram tangguh yang siap mengharumkan nama Jawa Timur di kancah nasional maupun internasional,” imbuhnya.
Sementara itu, peserta dari WANALA Uniar, Abdul Hafiz mengatakan kompetisi terasa sangat seru sekaligus menantang, Jalur slalom disediakan oleh panitia diakui memiliki tingkat kesulitan yang cukup menguji ketangkasan para pedayung.
“Menghadapi kompetisi Tim Mix Wanala melakukan persiapan matang selama kurang lebih 1,5 bulan, proses latihan intensif mereka pusatkan di dua lokasi, yakni Kali Mas kawasan Ngagel dan Danau Universitas Airlangga (UNAIR),” katanya.
Ratna Hatti menambahkan hasil kompetisi yang keluar sudah sesuai dengan kerja keras dan usaha maksimal yang mereka lakukan selama masa Latihan, bagi kategori mahasiswa, ini merupakan kali pertama pihak FAJI membuka ruang kompetisi resmi di event mereka.
“Kedepan kesiapannya kembali berpartisipasi di masa mendatang, kalau akan dibuka lagi kategori open mahasiswa, pastinya Wanala akan ikut serta kembali,” imbuhnya. [ren.kt]


