Kabupaten Blitar, Bhirawa
Kembali kabar duka datang dari Tanah Suci, dimana seorang jamaah haji asal Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Makkah, Arab Saudi.
”Dengan meninggalnya jamaah ini, jumlah jamaah haji asal Kabupaten Blitar yang wafat selama musim haji 2026 menjadi tiga orang,” kata Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Blitar, H Purnomo MHI.
Purnomo menjelaskan, jamaah yang meninggal dunia itu Hj Multazamah Said Mukarom (66), warga Desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro, dimana Almarhumah tergabung dalam Kloter 108 SUB dan meninggal dunia pada Senin (1/6) kemarin. Dan berdasarkan informasi yang diterima dari petugas haji, almarhumah sempat sakit selama berada di Tanah Suci sebelum akhirnya berpulang.
”Meski demikian, almarhumah tetap mendapatkan pendampingan dan penanganan dari petugas kesehatan serta petugas penyelenggara Ibadah Haji,” jelasnya.
Purnomo juga mengatakan, pihaknya menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhumah, dan mendoakan agar seluruh amal ibadah yang telah dijalankan selama menunaikan rukun Islam kelima diterima Allah SWT.
”Semoga almarhumah mendapatkan husnul khatimah, diterima amal ibadahnya, diampuni segala dosa dan khilafnya, serta diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kami juga mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kesabaran, ketabahan, dan kekuatan, serta semoga hajinya mabrur,” doanya.
Sementara perlu diketahui meninggalnya Hj Multazamah menambah daftar jamaah haji asal Kabupaten Blitar yang meninggal dunia di Tanah Suci pada musim haji tahun ini. Sebelumnya, dua jamaah dari Kloter 107 SUB, yakni H Komarodin Kusni (85) asal Desa Wonorejo, Kecamatan Udanawu, dan H. Muhadi Saderi (85) asal Desa Plosokembang, Kecamatan Wonodadi, juga dilaporkan wafat setelah menuntaskan rangkaian puncak ibadah haji.
Kedua jamaah Lansia ini diketahui telah berhasil menjalani wukuf di Arafah sebelum berpulang. Selama pelaksanaan ibadah haji, keduanya juga mendapat pendampingan khusus dari petugas kloter karena kondisi usia lanjut. [htn.fen]


