29 C
Sidoarjo
Thursday, May 21, 2026
spot_img

Kapolres dan Forkopimda Tinjau Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Sidayu: Investasi Masa Depan Ciptakan Generasi Unggul

Gresik, Bhirawa

Dalam rangka mempercepat pembangunan sektor pendidikan di wilayahnya, Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani bersama Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan peninjauan langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Racitengah, Kecamatan Sidayu.

Peninjauan ini mengusung semangat Hari Kebangkitan Nasional ke-11, dengan tujuan mewujudkan Sekolah Rakyat Gresik sebagai sarana menjaga tunas bangsa demi kedaulatan negara.

Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mengawal setiap program strategis pemerintah, khususnya program yang dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat dan kesejahteraan umum.

Menurutnya, pembangunan Sekolah Rakyat ini bukan sekadar menghadirkan bangunan dan fasilitas pendidikan, melainkan sebuah investasi jangka panjang yang sangat berharga untuk mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas.

“Pendidikan merupakan instrumen strategis dalam pembangunan sebuah bangsa. Kehadiran Sekolah Rakyat ini akan membuka akses dan kesempatan yang jauh lebih luas bagi anak-anak, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu. Hal ini sekaligus memperkuat fondasi sumber daya manusia Indonesia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing,” ujar AKBP Ramadhan Nasution.

Sementara itu, Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah pusat atas dukungan besar yang diberikan terhadap pembangunan Sekolah Rakyat di daerahnya. Program ini dinilai sangat strategis, berfungsi sebagai sarana pendidikan sekaligus jaring pengaman sosial bagi masyarakat kurang mampu. Ke depannya, keberadaan sekolah ini diharapkan menjadi solusi nyata dalam memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan yang berkualitas.

Berita Terkait :  Syaiful Ma’arif Nahkodai IKA FH UNAIR 2025–2030, Alumni Siap Perkuat Peran Kebangsaan

“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak dari keluarga kurang mampu pun tetap memiliki kesempatan mengenyam pendidikan di sekolah yang bagus, representatif, dan memiliki kualitas bertaraf internasional. Sesuai target yang ditetapkan, jika tidak ada kendala berarti, pada Juli 2026 mendatang kegiatan belajar mengajar di sekolah ini sudah bisa dimulai,” ungkapnya dengan penuh harap.

Dari sisi teknis, perwakilan kontraktor pelaksana proyek dari PT Waskita Yan menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat ini dibangun di atas lahan seluas sekitar enam hektare. Hingga pertengahan Mei 2026 ini, perkembangan pembangunan fisik telah berjalan signifikan dan telah mencapai angka 55 persen.

Pihaknya sangat optimistis konstruksi utama bangunan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai target rencana, yakni pada Juni 2026 mendatang. [kim.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!