29.6 C
Sidoarjo
Wednesday, May 20, 2026
spot_img

Bupati Pasuruan Buka SPMB SMPN, Gratis Tanpa Titipan


Pasuruan, Bhirawa
Tahapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri di Kabupaten Pasuruan untuk tahun ajaran 2026/2027 resmi digulirkan.

Pemkab Pasuruan langsung memasang barikade tinggi untuk menjamin proses seleksi berjalan bersih, transparan, dan bebas dari praktik lancung.

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo menegaskan akses pendidikan negeri di wilayahnya harus merata dan tidak boleh tebang pilih.

Latar belakang ekonomi sama sekali tidak boleh menjadi sekat pembatas bagi anak-anak Kabupaten Pasuruan untuk mengenyam pendidikan yang layak.

“Untuk penerimaan SPMB, saya garansi gratis. Tidak ada pungutan dalam bentuk apa pun bagi seluruh calon siswa,” tegas bupati yang akrab disapa Mas Rusdi tersebut setelah membuka agenda SPMB, Rabu (20/5).

Mas Rusdi mewanti-wanti seluruh panitia, pihak sekolah, hingga jajaran Dinas Pendidikan untuk tidak main-main selama masa pendaftaran berlangsung. Segala bentuk biaya tambahan tidak resmi atau pungli (pungutan liar) dilarang keras.

Bukan hanya soal duit, bupati juga memberi peringatan merah terhadap penyakit tahunan yang kerap mencoreng dunia pendidikan. Yakni, praktik titip-menitip kursi dan manipulasi data administratif.

“Semua anak harus memperoleh kesempatan yang sama untuk mendapatkan layanan pendidikan sesuai aturan yang berlaku. Jangan ada titipan dari pihak mana pun,” kata Mas Rusdi.

Baginya, keadilan dalam proses seleksi adalah hak mutlak warga negara yang wajib dikawal penuh oleh pemerintah daerah.

Berita Terkait :  Wakapolres Pimpin Police Goes To School di SMAN 1 Mojokerto

Untuk menutup celah main belakang, operator sistem dan panitia seleksi di lapangan dituntut bekerja ekstra profesional. Integritas petugas menjadi pertaruhan besar agar tidak ada celah bagi oknum yang ingin mengambil keuntungan pribadi.

Seluruh komitmen tersebut juga telah dikunci melalui penandatanganan pakta integritas. Pemkab Pasuruan optimistis, SPMB tahun ini bisa berjalan jauh lebih fair guna melahirkan generasi terdidik yang berkualitas.

“Kami berharap semua sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan menjalankan tugasnya dengan baik. Terjemahkan pakta integritas itu menjadi pelayanan yang jujur dan melayani,” tegasnya. [hil.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!