Tulungagung, Bhirawa
Pelaksana tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, akan segera mendefinitifkan pejabat kepala sekolah (kepsek) di 139 lembaga sekolah dari jenjang TK Negeri sampai SMPN yang saat ini dipimpin plt kepsek atau pun masih kosong pejabatnya. Ia bahkan memastikan pendefinitifan 139 pejabat kepsek itu dilakukan pada pekan depan.
“Minggu depan semua sudah didefinitifkan,” ujar Plt Bupati Ahmad Baharudin di Kantor Bupati Tulungagung, Rabu (22/4).
Mantan Wakil Ketua DPRD Tulungagung ini juga mengungkapkan jika sudah ditemui Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, Deni Susanti, terkait masih adanya 21 lembaga sekolah yang belum mempunyai pejabat kepsek. “Sudah dibicarakan dan hari ini untuk SK plt kepseknya ditandatangani,” sambungnya.
Plt Bupati Ahmad Baharudin mengakui pengisian jabatan kepsek yang kosong harus disegerakan. Bahkan mesti pula didefinitifkan. Tidak ada lagi pejabatnya yang masih sebagai pelaksana tugas.
“Untuk yang menjabat plt kepsek sekarang, kami akan lakukan evaluasi dulu. Kami saring dengan banyak pertimbangan dan minggu depan didefinitifkan,” paparnya.
Ia pun menandaskan pendifinitifan kepsek di 139 sekolah tersebut tidak ada praktik jual beli jabatan. “Kalau kemudian tetap ada isu jual beli jabatan itu wajar. Tetapi, tolong kami diberitahu siapa yang memunculkan isu itu dan siapa pelaksana dari jual beli jabatan tersebut,” tegasnya.
Soal persoalan 118 plt kepsek yang SK-nya baru diberikan pada bulan April ini dan tandatangan pencairan dana BOS pada bulan Februari dan Maret 2026, Plt Bupati Ahmad Baharudin menyatakan akan berkoordinasi dengan Kemendagri. “Sedang yang SK-nya tertanggal bulan April tidak ada masalah,” terangnya.
Diberitakan sebelumnya, Meski telah menunjuk pejabat plt kepsek di 118 sekolah, namun Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tulungagung masih menyisakan sebanyak 21 sekolah yang belum mempunyai pejabat kepsek. Sekolah yang belum mempunyai pejabat kepsek tersebut untuk jenjang TK sebanyak dua sekolah, SDN (17 sekolah) dan DSMPN (2 sekolah)
Plt Kepala Dindik Kabupaten Tulungagung, Deni Susanti, Senin (20/4), mengakui dari 139 sekolah yang jabatan kepsek-nya kosong, saat ini yang sudah terisi dengan pejabat plt kepsek sebanyak 118 sekolah. “Sisanya, 21 sekolah masih belum ada pejabat kepseknya. Masih belum turun SK-nya,” ujarnya.
Dindik Kabupaten Tulungagung, menurut dia, sudah mengajukan sejumlah nama untuk menjadi pelaksana tugas di jabatan kepsek yang kosong tersebut. Pengajuan ditujukan pada Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin.
“Masih berproses pengajuan. Mudah-mudan segera selesai dan turun SK-nya,” terangnya. (wed)


