Pemprov Jatim, Bhirawa.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melalui Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Tresna Werdha (UPT PSTW) Jember Dinas Sosial (Dinsos) Jatim kembali melaksanakan penerimaan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) lanjut usia atau Penerima Manfaat (PM) baru, Selasa (31/3/2026). Penerimaan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan dan perlindungan sosial bagi lansia yang membutuhkan perhatian khusus.
Proses penerimaan dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi verifikasi administrasi, pemeriksaan kesehatan awal, serta orientasi lingkungan panti guna memastikan PM dapat beradaptasi dengan baik. Selain itu, petugas memberikan pendampingan secara humanis agar PM baru merasa nyaman dan diterima di lingkungan barunya.
Salah satu PM baru, inisial S, mengungkapkan rasa syukur setelah diterima di UPT PSTW Jember. “Saya merasa senang dan bersyukur bisa diterima di sini. Semoga bisa menjalani hari-hari dengan tenang dan mendapatkan teman-teman baru,” ujarnya dengan haru.
Sementara itu, Kepala UPT PSTW Jember, Dra. Parni Rahayu, menyampaikan bahwa penerimaan PM baru ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjamin kesejahteraan lansia. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi para lansia, baik dari segi kesehatan, pemenuhan kebutuhan dasar, maupun pembinaan sosial. Harapannya, para PM dapat merasa aman, nyaman, dan bahagia selama berada di PSTW Jember,” tuturnya.
Dengan adanya penerimaan PM baru ini, diharapkan UPT PSTW Jember terus menjadi tempat yang ramah dan penuh kasih bagi para lansia, serta mampu meningkatkan kualitas hidup mereka melalui berbagai program pelayanan sosial yang berkelanjutan.
Kelas Art Therapy
Sementara itu, Pekerja Sosial Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Bina Remaja (UPT PSBR) Blitar Dinas Sosial (Dinsos) Jatim melaksanakan kegiatan pembinaan berupa Kelas Art Therapy bersama Penerima Manfaat (PM) pada Selasa (31/3/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di luar ruangan, tepatnya di halaman depan aula dan taman PSBR Blitar, guna menciptakan suasana yang lebih santai, nyaman, dan mendukung proses ekspresi diri.
Kelas Art Therapy diikuti oleh seluruh PM dengan pendampingan langsung dari Pekerja Sosial. Dalam kegiatan tersebut, PM diajak mengekspresikan perasaan, pikiran, serta pengalaman mereka melalui media gambar dan warna dalam suasana terbuka yang asri.
Pelaksanaan kegiatan di ruang terbuka memberikan pengalaman berbeda bagi PM, di mana mereka dapat lebih rileks dan bebas dalam berkreasi. Suasana alam di sekitar taman turut membantu menciptakan kondisi yang mendukung relaksasi serta interaksi sosial yang positif antar sesama PM.
Plt. Kepala UPT PSBR Blitar, Mohamad Zusron Ansori, S.Sos., menyampaikan bahwa kegiatan Art Therapy ini merupakan bagian dari upaya pembinaan mental dan emosional bagi PM. “Melalui art therapy, PM dapat menyalurkan emosi secara positif, mengurangi stres, serta meningkatkan rasa percaya diri dan kesadaran diri,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan kondisi mental yang lebih stabil, meningkatkan kemampuan coping dalam menghadapi permasalahan, serta menumbuhkan rasa nyaman dan aman dalam lingkungan pembinaan.
Dengan dilaksanakannya Kelas Art Therapy ini, diharapkan para PM di UPT PSBR Blitar semakin siap menjalani proses pembinaan secara optimal, baik dari segi emosional, sosial, maupun keterampilan diri, sehingga mampu berkembang menjadi individu yang mandiri dan berdaya.[rac.ca]


