Pemprov Jatim, Bhirawa
Sebanyak 13 orang telantar, termasuk satu anak, mendapatkan pelayanan pemulangan dari Dinas Sosial (Dinsos) Jatim di hari libur, Sabtu (28/3/2026). Pelayanan tersebut berlangsung di Ruang Pelayanan Terpadu Gedung B.
Kepala Dinas Sosial Dinsos Jatim Dra. Restu Novi Widiani, MM, mengatakan, langkah ini sebagai bentuk komitmen pelayanan tetap berjalan meski di hari libur. “Kami memastikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya penanganan orang telantar tetap berjalan optimal meskipun di hari libur,” tegasnya.
Dalam pelayanannya, Dinsos Jatim menangani total 12 orang telantar dewasa dan satu anak dengan berbagai tujuan pemulangan. Mereka berasal dari beberapa daerah, antara lain Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten.
Hasil asesmen menunjukkan berbagai faktor penyebab ketelantaran, mulai dari kehabisan bekal hingga menjadi korban penipuan pekerjaan. Dari keseluruhan, 12 orang difasilitasi untuk pemulangan sementara satu orang memilih pulang mandiri.
Selain itu, Dinsos Jatim juga memastikan kebutuhan dasar para penerima layanan terpenuhi selama proses berlangsung. “Kami tidak hanya memfasilitasi pemulangan, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi selama proses pelayanan,” tambah Novi.
Sementara itu, Ketua Tim Sub Substansi Penanganan Korban Bencana Sosial Dinsos Jatim menjelaskan, proses pemulangan dilakukan secara bertahap dengan koordinasi lintas daerah. “Pemulangan dilakukan menggunakan transportasi bus antar kota dengan sistem estafet antar provinsi agar berjalan aman dan lancar,” ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut, Dinsos Jatim terus melakukan asesmen lanjutan serta menyiapkan kebutuhan para penerima layanan. Upaya tersebut meliputi penyediaan permakanan, kebutuhan pribadi, hingga fasilitasi transportasi untuk pemulangan.[rac.ca]


