31.4 C
Sidoarjo
Wednesday, May 13, 2026
spot_img

Pendataan DTSEN Harus Akurat, Wali Kota Kediri Ingatkan Bantuan Tepat Sasaran

Kediri, Bhirawa

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menekankan pentingnya validitas data dalam pendataan masyarakat penerima bantuan saat memberikan arahan pada Bimbingan Teknis (Bimtek) Verifikasi dan Validasi DTSEN serta pemasangan stiker DTSEN Desil 1 penerima BLT DBHCHT kategori masyarakat lainnya di Hotel Lotus Garden, Rabu (13/5).

Menurutnya, ketepatan data menjadi kunci agar program bantuan pemerintah dapat tersalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Karena itu, kader dan petugas survei diminta memahami materi bimtek dan menerapkannya secara tepat saat turun ke lapangan.

“Kalau data tidak valid, akhirnya yang dikomplain kader. Misalnya ada warga yang rumahnya tidak layak tapi belum pernah mendapat bantuan. Karena itu, setelah memahami materi dari narasumber, harus benar-benar dilaksanakan di lapangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses pendataan tidak hanya mencatat identitas warga, tetapi juga mencakup kondisi rumah, kepemilikan aset, riwayat bantuan yang pernah diterima, hingga kondisi kesehatan tertentu.

Menurutnya, data tersebut dibutuhkan untuk memastikan program bantuan pemerintah berjalan tepat sasaran sekaligus dapat dipertanggungjawabkan.

“Nanti bisa dilihat kondisi rumahnya, kendaraannya, penggunaan LPG 3 kilogram, hingga bantuan apa saja yang pernah diterima. Kalau ada kondisi kesehatan tertentu seperti stunting, stroke, atau ODGJ juga bisa dicatat. Semua itu penting agar pemerintah memiliki data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tuturnya.

Wali Kota Kediri juga mencontohkan, program rumah tidak layak huni (Rutilahu) hanya dapat diberikan kepada masyarakat yang memiliki sertifikat hak milik sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, verifikasi lapangan dinilai penting agar data penerima bantuan tidak keliru.

Berita Terkait :  Lanud Abdurachman Saleh Malang Gelar Pasukan Pengamanan Nataru

Dalam kesempatan tersebut, ia meminta seluruh peserta bimtek mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan mengisi data masyarakat secara benar agar program pemerintah lebih efektif dan efisien.

“Ini juga menjadi amal jariah bagi Bapak Ibu sekalian. Karena dari data yang valid, program pemerintah bisa berjalan lebih efektif dan benar-benar membantu masyarakat yang membutuhkan,” terangnya.

Pada kegiatan itu juga dilakukan penyerahan peralatan survei kepada petugas yang terdiri dari TRC, TAGANA, TKSK, dan relawan sosial. [van.nov.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!