30 C
Sidoarjo
Monday, March 30, 2026
spot_img

Cucu Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari Harap Muktamar NU Bersih Money Politic

Cucu pendiri NU, Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari, KH Irfan Yusuf atau Gus Irfan, Sabtu (28/03). foto: arif yulianto/bhirawa.

Jombang, Bhirawa.
Cucu pendiri Nahdatul Ulama (NU), Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari, KH Irfan Yusuf atau Gus Irfan berharap, muktamar NU 2026 bersih dari money politic atau politik uang dan juga bersih dari intervensi partai politik.

“Kita berharap proses penyusunan pengurus PBNU tidak berdasarkan politik uang. Kita juga tidak ingin partai politik ikut ‘cawe-cawe’,” kata Gus Irfan, Sabtu (28/03).

Dalam hal ini, Gus Irfan menyampaikan, biarlah NU menentukan sendiri pemimpinnya.

“Biarkan NU bekerja dengan sendirinya tanpa dicampuri oleh partai politik. Apapun itu walau saya sendiri kader partai,” tutur Gus Irfan.

Lebih lanjut Gus Irfan berharap, NU ‘dipegang’ oleh orang-orang yang benar-benar amanah.

Disinggung terkait sosok, Gus Irfan menegaskan, pihaknya tidak bicara tentang sosok, dan dia yakin bahwa banyak tokoh-tokoh yang layak mempimpin PBNU.

“Tapi yang jelas, sejauh apapun kelayakannya, harus bebas dari dua hal itu. ‘Money politic’ dan partai politik,” tandasnya.

Gus Irfan mengatakan, pemilihan dengan model voting sangat rawan terjadinya ‘money politic’ dan berbeda dengan model Ahlul Halli wal Aqdi atau AHWA.

“Saya pikir AHWA bagus atau ada usulan lain. Yang penting bisa memangkas ‘money politic’,” tandasnya lagi.

Sementara itu sebelumnya, Kamis (26/03) kemarin, Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Ma’arif, Denanyar, Jombang, KH Abdusassalam Shohib atau Gus Salam mengatakan, dia lebih cenderung agar pemilihan Tanfidziyah pada muktamar NU 2026 dapat dilakukan dengan cara AHWA.

Berita Terkait :  Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Air Bekas Cucian Beras Kepada Ibu PKK Desa Tanjung Kenongo

“Tentu pertama bisa meminimalisir kontestasi yang tidak produktif dan tidak sehat,” kata Gus Salam.

“Dan yang kedua, menurut saya NU itu kan miliknya ulama. Dan ulama itu kan direpresentasikan jajaran Syuriah. Maka ketika yang menentukan itu AHWA, itu menunjukkan supremasi keulamaan di Nahdlatul Ulama,” pungkas Gus Salam.(rif.hel)

Berita Terkait

1 COMMENT

  1. Saya sempat mengalami kendala saat tracking paket Shopee Express karena status pengiriman tidak berubah. Setelah mencoba shopee xpress track dan cek resi Shopee Express melalui SPX, akhirnya paket bisa dilacak dengan jelas. Bagi yang masih bingung cara melacak paket Shopee Express Standard atau Hemat, pastikan cek no resi Shopee Express di aplikasi atau melalui website resmi SPX agar update lebih akurat.

    Jika resi Shopee Express tidak ditemukan atau paket terasa lama, sebaiknya segera hubungi customer service Shopee Express untuk mendapatkan informasi terbaru terkait pengiriman.

    Untuk bantuan pelacakan paket atau kendala lainnya, bisa hubungi layanan berikut: 081522633391/08561355353/08561113807.

    Semoga membantu pengguna lain yang sedang mencari cara melacak Shopee Express dengan cepat dan tepat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!