27 C
Sidoarjo
Thursday, March 12, 2026
spot_img

Prabowo Akan Tunjuk Hashim Pimpin Satgas Pembiayaan Taman Nasional

“Dalam pertemuan singkat tadi (dengan Presiden, red.), saya membicarakan beberapa hal dengan Bapak Presiden Prabowo Subianto ya. Pertama, akan terbit segera keppres, akan terbit segera inpres. Keppres tentang inovasi pembiayaan pengelolaan taman nasi”

Jakarta, Bhirawa

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyampaikan Presiden Prabowo Subianto akan menunjuk Hashim Djojohadikusumo sebagai ketua Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan dan Pengelolaan Taman Nasional.

Raja Juli menghadap Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis sore, dan membahas salah satunya mengenai pembentukan satuan tugas pembiayaan taman nasional.

“Dalam pertemuan singkat tadi (dengan Presiden, red.), saya membicarakan beberapa hal dengan Bapak Presiden Prabowo Subianto ya. Pertama, akan terbit segera keppres, akan terbit segera inpres. Keppres tentang inovasi pembiayaan pengelolaan taman nasional yang akan dipimpin oleh Pak Hashim Djojohadikusumo, saya sebagai wakil ketua,” kata Menhut Raja Juli menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Istana, Jakarta, Kamis sore.

Raja Juli melanjutkan dalam struktur kepengurusan satuan tugas tersebut, ada pula Mari Elka Pangestu yang nantinya akan menjabat sebagai wakil ketua satgas.

“Kita akan mencari pendanaan yang inovatif, yang sustain (berkelanjutan, red.) ya, termasuk melibatkan private sector agar sekali lagi, taman nasional kita menjadi taman nasional yang berkelas dunia. Hutannya terjaga, hutannya lestari, tetapi saat bersamaan satwa yang menjadi kebanggaan kita, menjadi kekayaan negeri ini, juga dapat dijaga dengan baik,” kata Raja Juli.

Menteri Kehutanan, dalam kesempatan yang sama, menjelaskan selama ini taman nasional di Indonesia dikelola dengan dana yang “sangat minim”. Direktorat Jenderal yang menaungi taman-taman nasional se-Indonesia, Raja Juli menyebut, juga mengelola anggaran yang relatif paling sedikit dibandingkan dengan direktorat lainnya.

“Jadi, kami berharap ya dengan merevitalisasi taman nasional ini, dengan tadi mencari pendanaan private atau sponsorship ya kita berharap nanti taman nasional itu bisa mendanai dirinya sendiri ya, sehingga masyarakat akan lebih sejahtera, kaena akan lebih banyak penghasilan yang didapatkan dari eco-tourism. Saya garis bawahi eco-tourism. Intinya adalah eco, alam ya, bukan mass-tourism,” kata Raja Juli.

Jika nantinya taman nasional itu mandiri secara finansial, Raja Juli meyakini, maka mereka akan menjadi profit center, sebagaimana taman nasional di kawasan Afrika dan Amerika. [ant.kt]

Berita Terkait :  Komisi VI DPR RI: Komunikasi Publik Tak Utuh Penyebab Panic Buying Pembelian BBM

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!