Kota Mojokerto, Bhirawa
Sebanyak 3.577 warga Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto mulai menerima Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (BCP) yang disalurkan melalui Perum Bulog Mojokerto. Penyaluran bantuan tersebut ditinjau langsung oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari di Kelurahan Kranggan, Rabu (11/3).
Dalam kesempatan tersebut, wali kota yang akrab disapa Ning Ita menjelaskan bahwa total penerima bantuan pangan di Kota Mojokerto mencapai 14.507 orang yang telah terdata dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial RI.
“Untuk warga se-Kota Mojokerto, jumlah yang menerima bantuan pangan ini ada 14.507 orang. Pada gelombang pertama ini masing-masing KPM mendapatkan alokasi untuk dua bulan, yaitu 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng, karena per bulan alokasinya 10 kilogram beras dan 2 liter minyak,” terangnya.
Ia menambahkan, agar proses penyaluran berjalan tertib dan tidak menimbulkan antrean panjang, distribusi bantuan dilakukan secara bertahap di masing-masing kelurahan.
“Dalam rangka mengurangi penumpukan masyarakat supaya antreannya tidak terlalu panjang, maka pendistribusiannya kita atur per kelurahan,” kata Ning Ita yang hadir bersama Kepala Bulog Mojokerto Muhammad Husin.
Secara keseluruhan, penerima bantuan pangan pemerintah di Kota Mojokerto tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Magersari sebanyak 5.655 keluarga penerima manfaat (KPM), Kecamatan Prajurit Kulon sebanyak 5.275 KPM, dan Kecamatan Kranggan sebanyak 3.577 KPM.
Pada gelombang pertama, penyaluran difokuskan di Kecamatan Kranggan. Sementara penyaluran tahap kedua dan ketiga direncanakan berlangsung setelah Hari Raya Idul Fitri dengan sasaran warga di Kecamatan Prajurit Kulon dan Kecamatan Magersari.
Salah satu penerima bantuan, Miftahul Khoiroh (31), mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya, bantuan beras dan minyak goreng tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan keluarganya.
“Alhamdulillah sangat membantu. Beras 20 kilogram ini bisa untuk makan keluarga saya kurang lebih dua bulan, sementara minyaknya juga cukup untuk kebutuhan menggoreng sekitar satu setengah bulan,” ungkapnya.
Melalui penyaluran bantuan pangan ini, Pemerintah Kota Mojokerto berharap kebutuhan pangan masyarakat dapat tetap terpenuhi sekaligus membantu meringankan beban ekonomi warga yang membutuhkan.[oky.ca}


