Pemkot Mojokerto, Bhirawa. – Masyarakat Kota Mojokerto diminta berperan aktif menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan menerima petugas sensus dan memberikan data yang akurat.
Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 di Kelurahan Prajurit Kulon, Kamis (25/6).
Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita menjelaskan, Sensus Ekonomi merupakan agenda nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali secara serentak di seluruh Indonesia.
Di Kota Mojokerto, pelaksanaan sensus didukung oleh 99 petugas yang akan melakukan pendataan hingga 31 Agustus 2026.
“Sensus ekonomi dilakukan untuk memperoleh data yang valid dan akurat terkait gambaran perekonomian masyarakat Kota Mojokerto. Karena itu saya mengajak seluruh warga untuk menerima petugas sensus dan memberikan jawaban yang jujur,” ujar Ning Ita.
Ia menjelaskan, petugas sensus dapat dikenali melalui rompi bertuliskan “Petugas Sensus Ekonomi 2026” serta membawa surat tugas resmi. Masyarakat diminta tidak ragu menerima petugas yang melakukan pendataan dari rumah ke rumah.
Ning Ita menegaskan bahwa data yang dikumpulkan tidak berkaitan dengan pajak dan kerahasiaannya dijamin oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Data individu tidak akan dipublikasikan, melainkan diolah menjadi data statistik sebagai dasar penyusunan kebijakan pemerintah.
Menurutnya, Sensus Ekonomi 2026 juga memiliki cakupan lebih luas karena tidak hanya mendata usaha konvensional, tetapi juga perkembangan ekonomi digital dan ekonomi kreatif yang terus tumbuh di masyarakat.
Hasil sensus nantinya akan menjadi dasar pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan, penyusunan program, serta penyediaan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BPS Kota Mojokerto Insaf Santoso beserta jajaran Pemerintah Kota Mojokerto. [oky.dre]


