29.4 C
Sidoarjo
Saturday, October 17, 2026
spot_img

UMSura Buka Pelatihan Caregiver, 19 Peserta Disiapkan Bekerja ke Jepang

Umsura melatih 19 calon pekerja migran Indonesia sebagai caregiver untuk penempatan ke Jepang digelar di Gedung At Taawun Lantai 22 UMSura, Jumat, (16/10/2026)

Surabaya, Bhirawa. – Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSura) melalui Migrant Center mulai menyiapkan calon pekerja migran Indonesia (PMI) yang terampil dan siap bersaing di pasar kerja internasional melalui pelatihan caregiver untuk penempatan ke Jepang pelatihan perdana tersebut digelar di Gedung At Taawun Lantai 22 UMSura.

Sebanyak 19 peserta mengikuti pelatihan intensif selama 16 hari dengan total 160 jam pelajaran, Seluruh peserta telah memiliki kemampuan bahasa Jepang level N4 dan ditargetkan berangkat ke Jepang pada November 2026. Jumat, (16/10/2026)

Program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) Sahabat Jepang Indonesia Group dan P3MI Azka Duta Semesta, ini menjadi langkah awal UMSura memperkuat kompetensi calon pekerja migran agar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja internasional.

Wakil Rektor II UMSura, Dr. Endah Hendarwati, mengukapkan pelaksanaan pelatihan caregiver perdana yang diinisiasi Migrant Center UMSura, persiapan program dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penyusunan kurikulum hingga penyediaan fasilitas pembelajaran.

“Kami menyambut baik terselenggaranya pelatihan caregiver perdana ini, Tim Migrant Center sudah menyiapkan berbagai kebutuhan secara menyeluruh, mulai dari kurikulum, sarana dan prasarana pendukung, sampai ruang kelas dan laboratorium yang representatif dan lengkap untuk seluruh peserta,” katanya.

Berita Terkait :  Karnaval Pemdes Mojowuku Gresik, Peserta Adu Kreasi Keunikan Kostum Daur Ulang

Lanjut Endah menyampaikan kesiapan kurikulum dan fasilitas jadi bagian penting mendukung pembelajaran berbasis kompetensi, Melalui pelatihan ini peserta akan memiliki bekal keterampilan yang memadai sebelum memasuki dunia kerja di Jepang.

Endah berharap Migrant Center UMSura berkembang jadi pusat penguatan kompetensi calon pekerja migran Indonesia.

“UMSura membuka peluang kerja sama dengan SMK, lembaga pendidikan vokasi, lembaga sertifikasi profesi, serta mitra industri penempatan tenaga kerja internasional,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BP3MI Jawa Timur, KBP Tyas Puji Rahadi, S.I.K., CPHR., mengatakan pentingnya peningkatan kompetensi, penguasaan bahasa asing, serta pemahaman budaya kerja bagi calon pekerja migran.

“Selain kesiapan keterampilan, proses penempatan harus dilakukan melalui prosedur resmi untuk memastikan keamanan dan perlindungan pekerja,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa Upaya ini sejalan dengan program SMK Go Global yang mendorong lulusan pendidikan vokasi memiliki daya saing di tingkat internasional.

“Kesiapan bekerja di luar negeri tidak hanya ditentukan oleh tersedianya kesempatan kerja, tetapi juga penguasaan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri,” tutupnya. [ren.hel].

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!