33.7 C
Sidoarjo
Saturday, October 17, 2026
spot_img

Pemprov Jatim Perkuat Pengendalian Karhutla Tahura R. Soerjo, Jalur Pendakian Ditutup Sementara


Api di sekitar jalur pendakian Sumberbrantas teratasi, Tim Tambahan Lanjutkan Pemadaman Sisa Bara

Surabaya, Bhirawa – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) R. Soerjo yang terjadi di wilayah Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Pasuruan, dan Kota Batu. Sebagai langkah pengamanan, seluruh jalur pendakian kawasan Arjuno-Welirang dan Anjasmoro ditutup sementara mulai Sabtu (17/10).

Kepala Dinas Kehutanan Jatim, Dr Ir Jumadi MMT, mengatakan penanganan karhutla dilakukan oleh UPT Tahura R. Soerjo dengan melibatkan Polisi Kehutanan, Manggala Agni, MPA, MMP, relawan, serta masyarakat setempat. Operasi juga didukung BPBD, kepolisian, TNI, dan pemerintah daerah setempat.

“Setiap lokasi memiliki kondisi medan dan kebutuhan penanganan yang berbeda. Kami mengarahkan pengelola kawasan untuk memperkuat regu di lapangan, mengendalikan perambatan api, serta memastikan keselamatan petugas dan masyarakat,” kata Jumadi, Sabtu (17/10).

Berdasarkan laporan hingga pukul 06.00 WIB, kebakaran di wilayah Mojokerto meliputi Gunung Kukusan, Putuk Kencur, Putuk Duro, Putuk Sembung, dan Bukit Cendono. Luas area yang telah terpetakan mencapai 170,39 hektare.

Sebanyak 80 personel dari unsur Polisi Kehutanan, Manggala Agni, dan relawan diterjunkan untuk melakukan pengendalian di wilayah tersebut.

Sementara di Kabupaten Pasuruan, penanganan dilakukan di Puthuk Bulak, Guo Gambir, Blok Tungwulung, Blok Anjat, dan Gunung Ringgit. Luasan kebakaran di wilayah tersebut masih dalam proses pemadaman dan belum dapat ditetapkan.

Berita Terkait :  Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Bupati Malang Siapkan Isentif Bagi Guru Swasta

Sebanyak 54 personel yang terdiri dari Polisi Kehutanan, Manggala Agni, relawan, dan masyarakat Desa Jatiarjo terlibat dalam operasi pemadaman.

Untuk wilayah Kota Batu, kebakaran di sebelah utara Pos 2 jalur pendakian Sumberbrantas untuk sementara telah teratasi. Sebanyak 12 personel sebelumnya terlibat dalam pengendalian. Tim tambahan sebanyak 15 orang kemudian diberangkatkan untuk melakukan mop-up atau penyisiran dan pemadaman sisa bara guna mencegah api kembali menyala.

Jumadi menegaskan, pengendalian karhutla difokuskan pada pemadaman di area yang dapat dijangkau dengan aman, pembuatan sekat bakar, serta pemantauan secara berkelanjutan.

Ia mengatakan jumlah luasan kebakaran masih bersifat dinamis dan akan terus diperbarui berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan.

“Jumlahnya akan update terus sesuai dengan kondisi lapangan. Saat ini belum bisa kami tentukan,” ujarnya.

Menurut Jumadi, personel lapangan juga akan dirotasi untuk menjaga kondisi fisik petugas selama operasi berlangsung. Hasil evaluasi di lapangan selanjutnya disampaikan ke posko untuk menentukan langkah penanganan berikutnya.

“Tim lapangan akan selalu kami rotasi untuk memastikan tidak kelelahan. Hasil evaluasi di lapangan akan disampaikan ke posko untuk langkah lebih lanjut,” katanya.

Untuk mendukung pengamanan, seluruh jalur pendakian di kawasan Arjuno-Welirang dan Anjasmoro ditutup sementara mulai 17 Oktober 2026. Penutupan dilakukan untuk melindungi keselamatan pendaki dan masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi petugas dalam menjalankan operasi pengendalian kebakaran.

Berita Terkait :  Satlantas Polres Situbondo Bersama Dishub Periksa Kondisi Bus dan Kesehatan Sopir

Masyarakat diminta mematuhi penutupan tersebut dan tidak memasuki jalur pendakian maupun area operasi hingga terdapat pemberitahuan lebih lanjut.

Dinas Kehutanan Jatim juga menyiapkan tambahan regu untuk melanjutkan pembuatan sekat bakar dan pemadaman pada area yang masih dapat dijangkau. Perkembangan kondisi kebakaran, termasuk luasan di wilayah Pasuruan dan Kota Batu, akan diperbarui setelah proses pemadaman dan verifikasi lapangan selesai. [ina]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!