Pemkab Sidoarjo Bhirawa. – Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur berkolaborasi dengan Staf Khusus Presiden Bidang UMKM menggelar pelatihan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI) dan aplikasi Canva bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan Selasa (15/9) kemarin, di pendopo Delta wibawa, Sidoarjo , berlangsung meriah diikuti oleh sekitar 100 an peserta dari 18 kecamatan.
Kepala Dinas Koperasi Sidoarjo, M. Khudori SKOM MIKOM, menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas fasilitasi yang diberikan oleh Staf Khusus Presiden Bidang UMKM serta Diskop UKM Jatim tersebut. Menurutnya, antusiasme dan semangat para peserta sangat luar biasa, menjadi modal kuat bagi Sidoarjo untuk semakin memantapkan posisinya sebagai kota UMKM.
Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Dinas Koperasi UKM Jatim, Dr. Endy Alim Abdi Nusa, SIP, MM, bahwa pelatihan bertajuk “Pelatihan AI Foto UMKM with Canva” itu bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk lokal di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
“Digitalisasi kini menjadi kunci utama dalam pemasaran produk dan penguatan ekonomi masyarakat. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, sehingga kolaborasi dengan berbagai pihak sangat diperlukan,” ujar Endy, yang hadir dalam pelatihan tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa potensi UMKM di Jawa Timur, khususnya Sidoarjo, sangat beragam, mulai dari sektor makanan-minuman (mamin), kriya, hingga fesyen. Dalam pelaksanaannya, para fasilitator dari Diskop UMKM Jatim, yakni Helmi Syarif, menjelaskan bahwa para peserta yang hadir merupakan UMKM ber-KTP Sidoarjo yang telah melalui proses seleksi ketat. Para peserta dipastikan telah mengunduh aplikasi Canva agar kegiatan dapat difokuskan langsung pada praktik teknis digital.
Materi pelatihan ini menghadirkan narasumber profesional, yaitu Frida, selaku Duta Canva Indonesia wilayah Sidoarjo dari Canva AI Indonesia. Peserta mendapatkan pelatihan intensif seputar pengenalan Canva, pemanfaatan AI, teknik penyuntingan foto (photo editing), hingga pembuatan video guna mendukung publikasi dan promosi produk secara digital.
Melalui pelatihan berbasis digital seperti penggunaan Canva dan AI ini, para pelaku UMKM di Sidoarjo diharapkan semakin cakap teknologi, mampu memperluas pangsa pasar, serta mendongkrak daya saing produk hingga ke kancah global.
Rangkaian pelatihan serupa juga pernah dilakukan di wilayah Gresik, Malang,Kota Batu dan rencananya kota Surabaya. Pelatihan ini turut diramaikan oleh kisah inspiratif dari para pelaku UMKM lokal, salah satunya Ibu Yuli, pemilik produk sambel korek atau sambel geprek asal Desa Bangsri, Kecamatan Sukodono.
Dirinya mulai merintis usahanya sejak masa pandemi pada tahun 2021, Yuli berhasil menata perizinan usahanya hingga mengantongi NIB (Nomor Induk Berusaha) pada tahun 2023. Berawal dari hobi memasak yang dikerjakan sendiri di rumah, kini produk sambalnya tidak hanya dinikmati oleh konsumen lokal di dalam negeri, tetapi juga telah merambah pasar internasional berkat profesi gandanya sebagai pemandu wisata.
“Banyak tamu dari luar negeri, seperti Malaysia, Thailand, dan Korea yang berwisata ke Indonesia. Yang paling cocok lidahnya ternyata dari Malaysia, mungkin karena mirip dengan orang Indonesia. Mereka coba, akhirnya suka,” ungkap Yuli.[kus.ca]


