29 C
Sidoarjo
Wednesday, September 16, 2026
spot_img

Pemkot Malang Fasilitasi 3.480 Pencari Kerja di Job Fair 2026

Pemkot Malang, Bhirawa. – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka pengangguran dan memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Melalui Dinas Tenaga Kerja, Pemkot Malang menggelar Job Fair Kota Malang 2026 yang berlangsung selama dua hari di GOR Ken Arok, Rabu 16/9.

Pada hari pertama pelaksanaan, tercatat sebanyak 3.480 pencari kerja telah mendaftar untuk memperebutkan 1.697 lowongan pekerjaan yang dibuka oleh 50 perusahaan. Jumlah pendaftar diprediksi masih akan terus bertambah hingga penutupan bursa kerja pada Kamis 17/9.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa pelaksanaan job fair ini merupakan langkah strategis daerah untuk menjembatani dan mempertemukan secara langsung antara para pencari kerja dengan pihak perusahaan pemrakarsa lowongan.

“Kami memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada warga Kota Malang untuk mengisi lowongan yang tersedia. Dalam situasi saat ini, tantangannya bukan sekadar keberadaan perusahaannya, melainkan ketersediaan lowongan pekerjaan riil yang bisa diakses oleh masyarakat,” ujar Wahyu Hidayat di sela-sela peninjauan di GOR Ken Arok, Rabu (16/9) kemarin.

Wahyu mengakui bahwa dari sisi kuantitas perusahaan yang berpartisipasi tahun ini mengalami penurunan dibanding periode sebelumnya. Meski demikian, fokus utama pemerintah daerah adalah memastikan kualitas dan ketersediaan formasi lowongan kerja tetap terjaga optimal. “Walaupun jumlah perusahaannya turun, tetapi alokasi lowongan pekerjaannya mencapai 1.697 posisi. Inilah yang saat ini dimanfaatkan betul oleh sekitar 3.480 pencari kerja,” tambahnya.

Berita Terkait :  KPUD Sidoarjo Tetapkan 1.479.539 DPT Pilkada Sidoarjo 2024

Guna menjaga kenyamanan dan mengantisipasi penumpukan peserta, panitia membagi skema kunjungan menjadi dua sesi setiap harinya sesuai daya tampung kapasitas gedung GOR Ken Arok.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disnaker PMPTSP Kota Malang, Sugeng Prastowo, menegaskan bahwa tolok ukur utama keberhasilan bursa kerja ini bukan terletak pada tingginya angka antusiasme kehadiran pengunjung, melainkan pada tingkat penyerapan tenaga kerja secara konkret.

“Target utama dari job fair ini bukan seberapa banyak pencari kerja yang datang, melainkan seberapa banyak lowongan yang berhasil terisi oleh tenaga kerja lokal. Pada pelaksanaan sebelumnya, tingkat penyerapan tenaga kerja kita mampu mencapai 80 hingga 90 persen,” tegas Sugeng.

Para pencari kerja antri untuk mengambil peluang di Job fair Pemkot Malang.

Ia menambahkan, 50 perusahaan yang terlibat tidak hanya berasal dari kawasan Kota Malang saja, melainkan juga membuka penempatan kerja di berbagai daerah se-Jawa Timur. Di sisi lain, Sugeng mengungkapkan indikator positif dari dinamika ketenagakerjaan daerah. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Malang tercatat melandai menjadi 5,97 persen, membaik dari angka periode sebelumnya sebesar 6,10 persen.

Menurutnya, kondisi Kota Malang sebagai kota pendidikan turut memengaruhi dinamika struktur data ketenagakerjaan, mengingat proses pendataan mencakup warga yang telah berdomisili dalam kurun waktu tertentu, termasuk kalangan mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi.

Berita Terkait :  Menteri PU Dody: Paralympic Training Center Siap Cetak Atlet Difabel Kelas Dunia

“Melalui agenda rutin job fair ini, Pemkot Malang berharap dapat terus mempercepat penyaluran tenaga kerja potensial ke dunia usaha dan industri, sekaligus menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkas Sugeng.[mut.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!