29 C
Sidoarjo
Wednesday, September 16, 2026
spot_img

Kadispora Jatim Komitmen Dukung Pencak Silat go Internasional

Surabaya, Bhirawa

 Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Jawa Timur, M. Hadi Wawan Guntoro, menegaskan komitmennya mendukung pencak silat untuk go internasional. Langkah ini dinilai strategis tidak hanya untuk meningkatkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat diplomasi budaya Indonesia di kancah global.

 Hal tersebut disampaikannya dalam pembukaan kegiatan ‘Refreshment, Brainstorming, Penjaringan Pelatih, dan Orientasi Program Pencak Silat Road to Global Stage Tahun2026’ di Surabaya. Kegiatan ini merupakan kolaborasi nasional bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI yang digelar serentak di empat kota, yakni Bandar Lampung, Balikpapan, Palu, dan Surabaya.

 M Hadi Wawan menjelaskan, upaya ini sejalan dengan mandat Permenpora Nomor 9 Tahun 2026 tentang Industri Olahraga, khususnya Pasal 8 terkait penguatan ekosistem industri olahraga melalui pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

 “Untuk menguatkan ekosistem olahraga, diperlukan kolaborasi lima elemen penting (pentahelix)—yaitu pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, dan media. Sinergi ini akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi, peningkatan prestasi, serta penguatan kompetensi para pelatih,” ujar M Hadi Wawan Guntoro, Rabu (16/9).

 Ia menambahkan, pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri biasa, melainkan warisan budaya dan identitas bangsa Indonesia. Namun, untuk menembus panggung dunia, semangat dan kemampuan teknik saja tidak cukup tanpa didukung ekosistem yang solid dan manajemen yang profesional.

 Mengusung tema “How to Be a Great Coach, Sports Administrator, and Sports Diplomat”, agenda pembekalan dan seleksi pelatih ini dirancang untuk menyiapkan para pelatih unggul yang kelak diterjunkan ke berbagai negara sebagai duta bangsa.

Berita Terkait :  Hadiah Bulutangkis Wali Kota Batu Open Tak Sesuai, Wali Atlet Mengadu ke Wawali

 “Para pelatih yang terseleksi kelak tidak hanya dituntut cakap melatih fisik dan teknik, tetapi juga harus mampu menjadi pendidik karakter, memiliki kemampuan manajerial yang akuntabel, serta menguasai diplomasi olahraga agar pencak silat makin dihormati dan diminati masyarakat internasional,” paparnya.

 Dispora Jatim sendiri berkomitmen penuh mendukung program penguatan SDM olahraga, baik tingkat nasional maupun daerah. Di tingkat provinsi, komitmen tersebut telah diwujudkan melalui berbagai program inovatif, seperti Champion Goes to School dan Sportif Academy.

 Di akhir pernyataannya, Hadi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kemenpora RI, para panelis, serta seluruh panitia penyelenggara. Ia mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan momentum ini secara optimal demi melahirkan generasi pelatih dan administrator pencak silat kelas dunia. wwn

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!