“ Kadispendikbud Situbondo Berjanji Segera Perbaiki Ditahun 2026 “
Situbondo, Bhirawa – Ini kabar menyedihkan terjadi di Kota Santri, Situbondo. Bukan perihal prestasi, sebaliknya banyaknya sekolah rusak yang hingga kini belum tersentuh upaya perbaikan atau renovasi sehingga mengganggu proses kegiatan belajar mengajar siswa dan guru.
Salah satunya diakui seorang guru di SDN 3 Seletreng, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Indah Y, Senin (8/6). Akibat kondisi sekolah yang rusak, Indah enggan melaporkan ke Pemkab Situbondo atau Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) setempat.
“Saya lebih memilih mengadukan persoalan kerusakan ruang kelas di tempat mengajar ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ada berbagai alasan yang mendasari laporan ini,” terang Indah, dengan raut wajah kecewa.
Ia juga mengaku, sebelumnya sudah menginformasikan kerusakan kelas itu kepada Pemerintah Kabupaten Situbondo sejak tahun 2023 silam.
“Ya, kami ingin cepat diperbaiki, makanya lebih memilih mengadukan masalah ini ke PKB. Itu karena keadaan kelas sekolah sudah rusak parah dan ini kondisinya sangat darurat,” tegasnya.
Kenapa sampai darurat ? katanya, saat ini kondisi kelas memang benar-benar, rusak parah. Padahal, tutur Indah, tahun 2023 sudah ia ajukan untuk diperbaiki namun herannya sampai kini belum tersentuh perbaikan.
“Ya itu semuanya belum diperbaiki karena tidak ada anggarannya, ” tuturya.
Untuk itu, sambung dia, dirinya berharap kelas yang rusak tersebut segera ada perbaikan demi kepentingan kelancaran KBM siswa.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Situbondo, Sopan Efendi, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kerusakan ruang kelas di SDN 3 Sletreng tersebut. Mantan Kasatpol PP Kabupaten Situbondo itu juga mengatakan, pihaknya mengusulkan perbaikan di tahun 2026 ini.
“Ya, sudah masuk ke usulan revit tahun ini mas, ” terang mantan Kepala Bakesbangpol Kabupaten Situbondo itu.
Sementara itu, HM Nasim Khan Anggota Fraksi PKB DPR RI, juga mengakui adanya keluhan terkait adanya kerusakan ruang kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Sletreng tersebut. Pihaknya berjanji secepatnya akan segera menindaklanjuti adanya pengaduan tersebut.
“Secepatnya ya kami tindaklanjuti,” pungkas Nasim Khan. [awi.kt]


