28 C
Sidoarjo
Tuesday, April 28, 2026
spot_img

Sehari, Bupati Madiun Berangkatkan 450 CJH

Pemkab Madiun, Bhirawa
Sehari, Bupati Madiun Berangkatkan 450 orang CJH (Calon Jemaah Haji), dua kali pemberangkatan. Senin (27/4) pagi di berangkatkan 373 orang (kloter 24), dan Senin sore di berangkatkan 75 orang yang masuk kloter 25 akan gabung dengan Pacitan dan Surabaya

Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, SH MAk ingin CJH asal Kabupaten Madiun saat di tanah suci Mekkah mendoakan kemakmuran bagi Kabupaten Madiun agar menjadi negeri yang Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur, selamat dunia akhirat.

Hal ini disampaikan Bupati, sesaat setelah dirinya memberangkatkan Calon Jemaah Haji asal Kabupaten Madiun yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 25, di Halaman Pendopo Ronggo Djeomeno, Caruban, Senin (27/4/2026) sore.

Pasalnya, menurutnya, sekarang ini suhu di Mekkah lumayan ekstrem sampai di kisaran 39 sampai 40 derajat, sedangkan di Madinah masih di angka 33, masih relatif.

“Makanya didahulukan untuk rukun wajibnya, yang sunnah bisa menyusul khususnya yang lansia,” saran mas Hari Wur, begitu sapaan akrab Bupati Madiun ini.

Ditanya jemaah yang masuk kloter 25, Bupati mengatakan jika jumlahnya sebanyak 75 orang, dimana kloter ini nantinya bergabung dengan Pacitan dan Surabaya. Karena satu kloter jumlahnya cuma 380, sedangkan total calon jemaah haji Kabupaten Madiun tahun ini 450 orang.

Isak tangis dari pengantar-pun tidak terbendung seiring dua bus yang mengantar sanak saudaranya itu perlahan bergerak menuju Surabaya, sebelum akhirnya ‘calon tamu Allah’ ini terbang ke Tanah Suci Mekkah untuk menunaikan rukun Islam kelima.

Berita Terkait :  Sehari, Enam Pimpinan OPD Pemkab Sidoarjo Paparkan Kinerja Dihadapan Bupati Subandi

“Alhamdulillah budal (berangkat) selamat, mulih (pulang) selamat, menjadi haji mabrur,” ucap Bupati Madiun.

Sementara itu, dalam arahannya, Bupati Madiun menekankan bahwa ibadah haji adalah perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang prima.

Bupati berpesan agar para tamu Allah tersebut disiplin dalam mengatur waktu dan menjaga kesehatan di tengah cuaca Tanah Suci agar seluruh rangkaian ibadah dapat dituntaskan secara sempurna.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Madiun, H. Bisri Mustafa, melaporkan bahwa persiapan pemberangkatan tahun ini telah dilakukan secara matang sejak Agustus 2025.

Melalui sinergi lintas sektoral bersama Dinas Kesehatan, Imigrasi, dan Dinas Dukcapil, para jamaah telah melewati serangkaian pendampingan serta manasik haji intensif.

Dari total kuota yang tersedia, Kabupaten Madiun memberangkatkan sebanyak 450 jamaah yang terbagi ke dalam dua kelompok terbang, yakni Kloter 24 dan Kloter 25.

Data teknis menunjukkan bahwa rombongan tahun ini terdiri dari 203 jamaah laki-laki dan 254 jamaah perempuan. Secara khusus, terdapat perhatian lebih bagi 83 jamaah lanjut usia (di atas 65 tahun) dan 85 jamaah yang masuk kategori risiko tinggi (risti).

Keberagaman usia terlihat sangat kontras pada musim haji kali ini, di mana tercatat Sarmi binti Subari (89) asal Kebonsari sebagai jamaah tertua, sementara Nadin Syarifah Salsabila (18) asal Wungu menjadi jamaah termuda yang berangkat.
Untuk memastikan aspek keamanan dan kenyamanan selama di Arab Saudi, Pemerintah Kabupaten Madiun menyiagakan Petugas Haji Daerah (PHD) yang berkompeten.

Berita Terkait :  Kodim 0814/Jombang Gelar Siskamling Bersama Elemen Masyarakat

Nama-nama seperti KH. Mizan Basyari (Gus Mizan) dan dr. Hj. S. Yulistiana ditugaskan mengawal Kloter 24, sedangkan Muhammad Maksum bertugas mendampingi jamaah di Kloter 20.

Kehadiran petugas ini diharapkan mampu memberikan solusi cepat atas kendala teknis maupun kesehatan yang mungkin dihadapi jamaah. [dar.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!