Kota Probolinggo, Bhirawa
Akses penghubung warga Desa Tiris dan Desa Andungsari, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, kembali normal setelah Jembatan Merah Putih Presisi diresmikan, Selasa (28/4). Jembatan yang sebelumnya rusak akibat banjir itu kini sudah dapat dilalui masyarakat.
Jembatan diresmikan Kapolres Probolinggo, AKBP M Wahyudin Latif bersama jajaran pejabat utama Polres, Muspika setempat, serta pemerintah desa dan masyarakat.
AKBP Wahyudin mengatakan, pembangunan kembali jembatan tersebut merupakan hasil dukungan berbagai pihak. Keberadaan jembatan sangat vital sebagai jalur penghubung antarwilayah yang sempat terputus akibat bencana alam.
”Jembatan ini menjadi akses penting bagi mobilitas warga, khususnya antara Desa Tiris dan Desa Andungsari, yang sebelumnya terkendala karena kerusakan akibat banjir,” ujarnya.
AKBP Wahyudin juga mengingatkan masyarakat agar turut menjaga fasilitas yang telah dibangun. Menurutnya, keberlanjutan fungsi jembatan bergantung pada kepedulian bersama dalam merawat infrastruktur tersebut.
Dengan kembali difungsikannya jembatan tersebut, aktivitas warga diharapkan berjalan lancar, baik untuk keperluan ekonomi, pendidikan, maupun sosial. Keberhasilan revitalisasi ini sekaligus menunjukkan sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam pemulihan infrastruktur pascabencana. [irf.fen]


