Pemkab Probolinggo, Bhirawa. – Rehabilitasi ruas Jalan Triwungan-Gondosuli di Desa Sambirampak Kidul, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, memasuki tahap persiapan sebelum pengaspalan. Pekerjaan sepanjang sekitar 1,2 kilometer itu ditargetkan mulai diaspal pada Rabu pekan depan dan rampung pada Agustus 2026.
Hal ini disampaikan Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Probolinggo, Endang Muji Rahayu saat mendampingi Bupati Probolinggo dr Mohammad Haris melakukan monitoring dan evaluasi pekerjaan, Kamis (20/8).
”Perkiraannya Hari Rabu pekan depan sudah mulai digelar aspalnya. Kalau prosesnya berjalan sesuai rencana, bulan ini bisa dikatakan rampung,” kata Endang.
Sebelum pengaspalan, badan jalan terlebih dahulu ditangani dengan pemasangan dan pemadatan Lapis Pondasi Agregat (LPA). Tahapan tersebut dilakukan untuk menyiapkan badan jalan sebelum lapisan aspal dipasang.
Endang mengatakan ruas jalan tersebut pada prinsipnya sudah dapat digunakan setelah pengaspalan selesai. Namun, pekerjaan tetap dilakukan melalui tahapan teknis yang telah ditentukan.
Bupati Probolinggo, dr Mohammad Haris meninjau langsung kondisi pekerjaan tersebut bersama Kepala Bidang Bina Marga DPUPR, Camat Kotaanyar Hari Pribadi, dan Kepala Desa Sambirampak Kidul Junaidi Abdillah.
Haris mengatakan pembangunan jalan masih dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah.
”Besar harapan saya masyarakat bersabar karena di sini ada proses di tengah keterbatasan fiskal. Kita upayakan pekerjaan ini, terutama pembangunan investasi jalan ini akan terus kita bangun,” ujarnya.
Selain meninjau pekerjaan jalan, Haris juga mengunjungi Gedung Serbaguna Desa Sambirampak Kidul dan bertemu warga serta sejumlah siswa. Ia juga melihat kondisi tanaman tembakau dan gorong-gorong saluran air di sekitar lokasi.
Menurut Haris, kondisi jalan berkaitan langsung dengan aktivitas warga, termasuk mobilitas menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan serta pengangkutan hasil pertanian. Contohnya komoditas tembakau yang saat ini memiliki harga cukup baik. Menurutnya, kondisi jalan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi biaya pengangkutan hasil panen dari wilayah produksi.
Haris juga menyinggung akses kesehatan sebagai salah satu alasan perbaikan jalan. Menurutnya, kondisi jalan yang rusak dapat menyulitkan mobilitas warga dalam situasi tertentu, termasuk ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.
Rehabilitasi ruas Jalan Triwungan-Gondosuli ini merupakan pekerjaan tahun anggaran 2026. Pemerintah Kabupaten Probolinggo menargetkan proses pengaspalan dapat dimulai sesuai jadwal sehingga keseluruhan pekerjaan dapat diselesaikan pada akhir Agustus. [fir.fen]



