DPRD Kota Malang, Bhirawa. – Rencana kerja sama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dengan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) mendapat respon positif dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang.
Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Malang, H. Asmualik, menyambut baik langkah sinergis tersebut sebagai upaya menyelesaikan berbagai dinamika perkotaan secara terukur.
Asmualik menilai, keberadaan kampus swasta di Kota Malang membawa dampak ganda bagi masyarakat. Di satu sisi mampu meningkatkan potensi perekonomian daerah, namun di sisi lain turut memberikan kontribusi terhadap penambahan volume kendaraan hingga permasalahan sosial.
Oleh karena itu, sinergi antara Pemkot Malang dan PTS dipandang sangat strategis untuk mengurai berbagai persoalan kota melalui riset berbasis data dan keahlian akademisi.
Ia menegaskan agar kerja sama tersebut tidak berhenti pada tataran seremonial, melainkan harus memiliki indikator keberhasilan serta tolok ukur yang jelas.
Kajian akademis yang dihasilkan diharapkan mampu menjawab persoalan mendesak, seperti kemacetan lalu lintas dan pengelolaan sampah.
Menurutnya, Pemkot Malang minimal dapat memetakan 5 hingga 10 permasalahan utama yang diprioritaskan. Dengan demikian, dampak kemacetan maupun penumpukan sampah dapat dikalkulasi penurunannya hingga 5, 10, atau 20 tahun yang akan datang.
Di samping penyelesaian isu infrastruktur dan lingkungan, Asmualik juga mendorong penguatan program beasiswa pendidikan tinggi bagi warga lokal.
Sebagai daerah yang menyandang predikat Kota Pendidikan, akses menuju jenjang sarjana (S1) sudah sepantasnya dapat dijangkau dengan mudah oleh masyarakat Kota Malang.
Melalui optimalisasi potensi perguruan tinggi dan program beasiswa yang terarah, ia optimistis Kota Malang dapat berkembang lebih maju, berkelas, serta berdaya saing tinggi.[mut.dre]



