29 C
Sidoarjo
Tuesday, September 8, 2026
spot_img

Porkab Kabupaten Malang Ditunda, Anggaran Dialihkan ke Puslatkab


Kab Malang, Bhirawa – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang menyatakan bahwa perhelatan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Malang, yang seharusnya diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) malang, pada bulan September 2026 ini untuk sementara ditunda. Karena anggaran untuk Porkab dialihkan pada kegiatan Pusat Pelatihan Kabupaten (Puslatkab) untuk masing-masing cabang olahraga (cabor). Sedangkan Puslatkab tersebut guna untuk mempersiapkan atlet di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur (Jatim) 2027 mendatang.

“Ditundanya gelaran Porkab Malang tersebut, Hal ini KONI Kabupaten Malang berkonsentrasi pada Puslatkab menjelang digelarnya Porprov X Jatim 2027, yang akan digelar di Kota Surabaya,” terang Ketua Umum (Ketum) KONI Kabupaten Malang H Darmadi, Selasa (8/9), saat menggelar Tasyakuran Menempati Kantor Baru KONI Kabupaten Malang, di Jalan Panji, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Menurut dia, Pusatkab akan digelar pada bulan ini, karena jika Puslatkab digelar pada bulan September 2026 ini, maka para atlet akan mengikuti Puslatkab selama 6 bulan. Sedangkan Puslatkab tahun 2025 sudah kita gelar, sehingga jika itu dijadikan satu, maka maka para atlet totalnya dalam mengikuti Puslatkab selama 10 bulan. Sehingga nantinya para atlet dalam mengikuti Puslatkab benar-benar digembleng agar mereka bisa memperoleh prestasi di Porprov X Jatim, dan bisa menyumbangkan medali untuk Kabupaten Malang, baik itu emas, perak maupun perunggu.

“KONI Kabupaten Malang di Porprov X Jatim 2027 menargetkan masuk runner up atau juara dua. Sehingga untuk mencapai target itu, maka minimal harus memperoleh 125 medali emas, 97 perak, dan 96 perunggu,” ujar Darmadi.

Berita Terkait :  Pantai Wedi Awu Malang Selatan Jadi Venue Cabor Selancar di Porprov IX Jatim 2025

Dengan target tersebut, dia menegaskan, dirinya meminta kepada manajer dan pelatih terus menggembleng atletnya untuk lebih semangat dalam berlatih. Dan kami juga sudah membentuk tim monitoring dan evaluasi (monev) dalam memantau cabor-cabor yang berpotensi menambah medali emas. sehingga diperlukan pemutakhiran data atlet yang akan mengikuti event di Porprov X Jawa Timur. Dengan kita bentuk monev agar untuk lebih mengetahui kekurangan apa yang sangat dibutuhkan oleh para pelatih dan atlet.

Selain monev untuk memantau cabor-cabor, lanjut Darmadi, tentunya untuk memperkuat para atlet selama mengikuti Puslatkab. Namun juga untuk meningkatkan pembinaan kepada atlet agar para atlet semangat dalam berlatih, yang hasilnya nanti mereka bisa berprestasi supaya membawa nama harum Kabupaten Malang. Sedangkan KONI Kabupaten Malang sudah melaksanakan Pusat Pelatihan Kabupaten (Puslatkab) di tahun 2025, yang dilanjut tahun 2026 ini, atau mereka mengikuti Puslatkab selama 10 bulan.

“Tentunya, untuk mendukung para atlet di Porprov X Jatim tersebut yakni butuh anggaran yang cukup. Untuk itu, pihaknya nanti akan mengajukan tambahan anggaran kepada Pemkab Malang yang disesuaikan kebutuhan,” pungkasnya. [cyn.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!