Surabaya, Bhirawa
Menghadirkan 20 rumah sakit terkemuka serta Sarawak Tourism Board, Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) terus memperkuat kehadirannya di Indonesia melalui penyelenggaraan Malaysia Healthcare Expo (MHX) Surabaya 2026.
Berlangsung pada 21 hingga 24 Mei 2026 di Tunjungan Plaza 3, Surabaya akan memperluas akses masyarakat Surabaya dan sekitarnya terhadap layanan Malaysia Healthcare.
Chief Executive Officer of MHTC, Suriaghandi Suppiah, menyampaikan bahwa pasien Indonesia tetap menjadi salah satu kontributor terbesar bagi industri wisata medis Malaysia, dengan kontribusi pendapatan mencapai RM2,2 miliar dan lebih dari 970.000 wisatawan kesehatan sepanjang tahun 2025.
“Jawa Timur merupakan salah satu pasar penting bagi kami, dengan Surabaya menyumbang sekitar 75% dari total wisatawan kesehatan dari Jawa Timur. Melalui MHX Surabaya 2026, kami menghadirkan 20 rumah sakit unggulan Malaysia untuk lebih memperluas keterlibatan masyarakat serta menyediakan akses informasi yang lebih mudah bagi pasien Indonesia, khususnya di Surabaya dan sekitarnya, yang mempertimbangkan Malaysia sebagai salah satu pilihan untuk kebutuhan layanan kesehatan mereka,” terangnya.
Sementara itu, pameran wisata medis ini memberikan kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk memperoleh informasi langsung mengenai berbagai layanan kesehatan, termasuk paket pemeriksaan kesehatan unggulan dan sesi interaksi dengan perwakilan rumah sakit yang berpartisipasi.
Head of Indonesia Market Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC), Rahmatullah Baragau mengungkapkan bahwa Surabaya selalu menjadi tujuan utama MHTC karena pasien dari Surabaya ini selalu menyambut wisata medis yang ditawarkan oleh Malaysia Healthcare.
“Selain itu ada penawaran-penawaran serta promo yang dibawa oleh rumah sakit yang ikut expo ini. Dan semuanya disiapkan sesuai dengan kebutuhan pasien Surabaya,” jelasnya.
Rahmatullah menambahkan tak hanya faktor kesamaan geografis saja tapi juga kedekatan jarak antar negara yang hanya sekitar 3 jam saja. “Selain itu juga tidak ada hambatan akan budaya sehingga akan memberikan kemudahan bagi pasien ketika menjalin komunikasi dengan dokter yang ada disana,” ujarnya.
Selain itu juga dengan harga yang terjangkau, menurut Rahmatullah Malaysia menyediakan paket wisata medis yang sangat terjangkau dibandingkan dengan negara lain.
“Bahkan semua rumah sakit yang ada ini memiliki fasilitas yang hampir sama sehingga apa yang didapat oleh pasien ini pasti tidak jauh berbeda,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh, Sp.B menanggapi bahwa masih banyak masyarakat Indonesia khususnya dari Surabaya ini berobat diluar negeri terutama di Malaysia.
“Apa yang disediakan oleh Malaysia selain layanan kesehatan itu adalah wisatanya. Jadi bisa dikemas jadi satu, bagi pasien sekali jalan bisa mendapatkan dua hal yakni selain berobat juga bisa sekaligus berwisata,” paparnya.
dr. Billy berharap antar pemerintah dengan lintas organisasinya, sepertinya yang dilakukan oleh Rahmatullah ini bisa menyatukan dua bagian yakni medisnya dengan wisatanya.
“Nah, terjalinnya kerjasama mereka itu sampai ditingkat imigrasi juga dioermudah. Hal inilah yang belum sampai kita lakukan dan perlu dijalin bersama supaya bisa mendatangkan pasien dari luar mau ke Indonesia,” jelasnya.
MHX Surabaya 2026 merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Malaysia Healthcare dalam memperkuat kehadirannya di Jawa Timur sekaligus memperluas akses informasi bagi masyarakat Indonesia terkait berbagai pilihan layanan kesehatan unggulan, termasuk opsi medis kedua di Malaysia.
Inisiatif ini juga bertujuan untuk mendorong kerja sama serta memperluas kolaborasi dengan rumah sakit anggota, media, serta para pemangku kepentingan lokal.
Sebagai pusat ekonomi terbesar kedua di Indonesia dan pintu gerbang menuju kawasan Indonesia bagian timur, Surabaya memiliki potensi yang signifikan dalam pengembangan wisata kesehatan.
Konektivitas yang semakin berkembang dengan Malaysia, termasuk penerbangan langsung ke Kuala Lumpur dan Penang, turut mempermudah akses bagi masyarakat yang ingin memperoleh layanan kesehatan di luar negeri.
Head of Sales and Marketing JavaMifi, Nursalim Madiansyah menyampaikan apresiasi kepada MHX Surabaya 2026 dengan memberikan support kepada masyarakat Indonesia untuk melakukan wisata medis ke Malaysia.
“Kerjasama JavaMifi dan MHTC ini sudah terjalin lama sehingga memiliki visi yang sama yakni memberikan kenyamanan dan keamanan kepada pasien maupun visitor. Kami percaya bahwa kenyamanan itu bukan terkait dengan rumah sakit maupun teknologi, melainkan bagi pasien yang melakukan wisata medis maupun medical checkup bisa terhubung dengan keluarga terdekat selama di Malaysia,” pungkasnya.
Sementara itu, MHX Surabaya 2026 menghadirkan berbagai layanan kesehatan dari beragam spesialisasi, antara lain ortopedi, penyakit dalam, kardiologi, onkologi, fertilitas, dan masih banyak lagi.
Ragam layanan ini disesuaikan dengan kebutuhan serta minat masyarakat di Surabaya dan sekitarnya.
Rumah sakit yang berpartisipasi di MHX Surabaya 2026 yaitu: Kuala Lumpur dan Selangor: Institut Jantung Negara (IJN), Subang Jaya Medical Centre, Alpha IVF & Women’s Specialists, Beacon Hospital, GenPrime Everlink Fertility Centre, Hospital Picaso, Damansara Specialist Hospital 2, MSU Medical Centre, Sunway Medical Centre Sunway City Kuala Lumpur, Thomson Hospital Kota Damansara, UM Specialist Centre (UMSC).
Penang: Island Hospital Penang, RS KPJ Penang, LohGuanLye Specialists Centre, Northern Heart Hospital Penang, Penang Adventist Hospital, Sunway Medical Centre Penang.
Melaka dan Johor: Mahkota Medical Centre, Regency Specialist Hospital.
Bahkan KPJ Kuching Specialist Hospital turut berpartisipasi dalam paviliun Sarawak Tourism Board.
Selain menghadirkan konsultasi dan informasi layanan kesehatan, MHX Surabaya 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan menarik, termasuk program ramah keluarga serta sesi interaktif yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan selama empat hari penyelenggaraan.
Sejalan dengan upaya mendukung Malaysia Year of Medical Tourism 2026 (MYMT 2026), yang mengusung tema “Healing Meets Hospitality”, MHTC terus berkomitmen untuk terus memperkuat posisi Malaysia sebagai salah satu destinasi wisata medis di tingkat global melalui layanan kesehatan yang tepercaya, pendekatan yang berfokus pada pasien, serta kolaborasi kesehatan di tingkat regional. [riq]


