Kadindik Siapkan Road Map Kerjasama Periode 2026-2029 untuk Perkuat Implementasi Program
Dindik Jatim, Bhirawa – Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur memperkuat kerja sama dengan BOKE Technology Shanghai, China, untuk mengembangkan pendidikan vokasi di bidang animasi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Kerja sama tersebut akan diwujudkan melalui pelatihan guru dan siswa, pengembangan kurikulum, kompetisi internasional hingga penyusunan proyek bersama pada periode 2026–2029.
Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai mengatakan, kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dilakukan saat kunjungan ke Shanghai beberapa waktu lalu. Menurutnya, konsep yang dikembangkan BOKE Technology sejalan dengan program link and match yang telah diterapkan di SMK Jawa Timur.
“Di SMK kami sudah menjalankan link and match dengan industri, mulai dari sinkronisasi kurikulum, guru tamu, sertifikasi industri bagi siswa dan guru hingga program CSR. Apa yang kami bahas di Shanghai ternyata sangat sesuai dengan yang sudah dikembangkan di Jawa Timur,” kata Aries dalam Partnership Meeting yang dihadiri oleh BOKE Technology, Kacabdindik Jatim wilayah dan kepala SMK di Jawa Timur, Kamis (23/7) di ruang Shaba Nugraha.
Ia mengungkapkan, BOKE Technology menunjukkan keseriusan menjalin kemitraan dengan langsung berkunjung ke Jawa Timur untuk melihat implementasi pembelajaran berbasis industri di sejumlah SMK.
Menurut Aries, salah satu fokus kerja sama adalah peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan yang difasilitasi BOKE Technology, baik di Indonesia maupun di China. Guru yang telah mengikuti pelatihan nantinya diharapkan dapat menularkan pengetahuan dan keterampilan kepada para siswa.
“Kami sudah menyusun road map kerja sama hingga 2029. Ada lima tahapan yang akan dilaksanakan, termasuk pengembangan proyek animasi dan AI yang sesuai dengan kebutuhan industri teknologi,” ujarnya.
Pada tahap awal tahun 2026, Dindik Jatim bersama BOKE Technology akan menggelar seminar internasional yang melibatkan pembicara dari Asia, Eropa, dan Australia. Kegiatan tersebut ditargetkan diikuti sekitar 5.000 peserta yang terdiri atas guru dan siswa.
Selain itu, Dindik Jatim juga menyiapkan 10 SMK untuk menjadi pilot projek program hasil kerjasama. Puluhan SMK ini berada di Malang, Surabaya, Madiun, Situbondo, Bondowoso, dan Tulungagung. Seleksi internal juga akan dilakukan untuk menentukan guru dan siswa yang akan mengikuti berbagai program pelatihan maupun kompetisi di China.
“Kami ingin memastikan peserta yang dikirim benar-benar memiliki kompetensi dan mampu beradaptasi. Kemampuan bahasa Inggris bukan menjadi kendala,” tutur Aries.
Ia menambahkan, BOKE Technology juga berencana membentuk yayasan pendidikan nirlaba yang akan memberikan dukungan pendidikan bagi guru dan siswa di Jawa Timur sebagai bagian dari penguatan kerja sama jangka panjang.
Sementara itu, Vice President BOKE Technology, Whang Chen, mengatakan dunia saat ini telah memasuki era AI sehingga diperlukan kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri untuk menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten.
“Kami senang dapat bekerja sama dengan guru dan siswa SMK di Jawa Timur untuk bersama-sama memasuki era AI. Kami akan mengadakan berbagai pelatihan, pengembangan kurikulum, dan kolaborasi dengan mitra di China,” ujarnya.
Whang menjelaskan, pada Agustus 2026 BOKE Technology akan menggelar pelatihan AI Generated Content selama dua hari bagi guru Jawa Timur sebagai persiapan menuju kompetisi AI Development yang akan berlangsung pada Desember 2026.
Ia juga mengungkapkan saat ini jumlah pendaftar kompetisi AI yang diselenggarakan BOKE Technology telah tercatat 1.853 peserta yang tergabung dalam sekitar 400 tim. Dari jumlah tersebut hanya sekitar 20 tim yang akan melaju ke babak grand final. Jawa Timur sendiri, kata Whang akan diberikan kuota 2 tim untuk mengikuti kompetisi tersebut.
“Kami berharap dua tim dari Jawa Timur dapat berprestasi dan meraih nilai terbaik. Kompetisi akan berfokus pada pemanfaatan AI untuk pendidikan, pengembangan gim, serta pembuatan short film,” katanya.
Sebagai bagian dari penguatan kolaborasi, BOKE Technology bersama Dindik Jatim juga merencanakan penyelenggaraan Seminar Internasional AI Generated Content pada November 2026 dengan menghadirkan para pakar AI dan industri kreatif dari berbagai negara untuk membahas perkembangan teknologi AI beserta implementasinya di dunia pendidikan. [ina]


