Pemprov Jatim, Bhirawa. – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melalui Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Bina Laras (UPT RSBL) Kediri Dinas Sosial (Dinsos) Jatim terus mendorong Penerima Manfaat (PM) mengembangkan keterampilan dan kemandirian melalui berbagai kegiatan produktif. Upaya tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Keterampilan Pertanian yang memanfaatkan lahan pertanian di lingkungan UPT RSBL Kediri sebagai ruang belajar dan praktik bagi PM.
Lahan pertanian tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk menanam dan memanen tanaman pangan, tetapi juga menjadi sarana bagi PM untuk mengenal proses pertanian secara langsung. Melalui berbagai aktivitas tersebut, PM didorong untuk membangun kebiasaan bekerja, berinteraksi, serta berkegiatan secara produktif.
Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah panen ubi Cilembu yang telah dibudidayakan dan dirawat bersama di lahan pertanian UPT RSBL Kediri. Kegiatan panen tersebut menjadi bagian dari pembelajaran praktik yang memberikan pengalaman langsung kepada PM dalam mengelola kegiatan pertanian.
Didampingi petugas, PM terlibat dalam seluruh proses panen ubi Cilembu, mulai dari mencabut tanaman, mengambil umbi dari dalam tanah, mengumpulkan, hingga membersihkan hasil panen. Keterlibatan tersebut menjadi sarana bagi PM untuk melatih keterampilan, ketekunan, serta kerja sama dalam menyelesaikan setiap tahapan kegiatan.
Selain ubi Cilembu, PM juga mengikuti kegiatan panen singkong sebagai bagian dari Bimbingan Keterampilan Pertanian UPT RSBL Kediri. Dalam kegiatan tersebut, para PM terlibat langsung bersama petugas mulai dari mencabut tanaman, mengangkat, mengumpulkan, hingga membersihkan hasil panen.
Kegiatan panen berlangsung secara bersama-sama dengan para PM saling membantu dalam setiap proses yang dilakukan. Aktivitas tersebut menjadi pengalaman bagi PM untuk berperan aktif, bekerja sama, sekaligus menikmati hasil tanaman yang sebelumnya telah mereka rawat.
Plt. Kepala UPT RSBL Kediri, Sulastri, S.Pd., M.Si., mengatakan kegiatan pertanian merupakan salah satu bentuk bimbingan keterampilan yang memberikan manfaat bagi perkembangan PM. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menghasilkan produk, tetapi juga memberikan kesempatan kepada PM untuk belajar, berlatih, dan mengembangkan kemampuan.
“Kami ingin lahan yang ada di UPT tidak hanya menjadi tempat menanam, tetapi juga menjadi ruang bagi Penerima Manfaat untuk belajar dan beraktivitas,” ujar Sulastri. Melalui kegiatan tersebut, PM dapat belajar bekerja sama, bertanggung jawab, serta merasakan langsung hasil dari proses yang mereka jalani mulai dari menanam, merawat hingga memanen.
Untuk memperkuat pelaksanaan bimbingan keterampilan pertanian, UPT RSBL Kediri juga membangun greenhouse di lingkungan UPT secara bertahap pada Jumat (4/9/2026). Greenhouse tersebut dibangun dengan memanfaatkan besi hollow sebagai material rangka utama melalui proses pengerjaan gotong royong oleh pegawai UPT RSBL Kediri.
Sulastri mengatakan greenhouse disiapkan sebagai salah satu sarana untuk mendukung kegiatan bimbingan keterampilan pertanian bagi PM. Keberadaan sarana tersebut diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih baik bagi PM untuk belajar dan mempraktikkan berbagai kegiatan pertanian secara langsung, sekaligus mengembangkan keterampilan, kemandirian, dan produktivitas sebagai bagian dari proses rehabilitasi sosial.[rac.ca]


