Surabaya, Bhirawa. – Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya bergerak cepat menangani penurunan kualitas air baku di Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Karangpilang akibat adanya kontaminasi polutan busa pada air baku di Kali Surabaya.
“Langkah-langkah mitigasi teknis, penggelontoran air di pipa jaringan, hingga penyediaan bantuan air tangki gratis langsung diterapkan guna mempercepat pemulihan pasokan ke pelanggan,” ujar Manajer Tata Usaha dan Humas Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya, Louis Andilun Gatu Selasa (8/9/2026).
Sementara itu Manajer Produksi IPAM Karangpilang PAM Surya Sembada, Didik Hariyanto, menjelaskan bahwa informasi dari Perum Jasa Tirta 1, polutan tersebut diidentifikasi berasal dari air baku sungai Kali Surabaya di kawasan hulu.
”Aliran tersebut membawa residu material dan busa. Secara visual busa pada air baku sudah berangsur mereda siang ini (8/9/2026). Namun, unit instalasi kami tetap perlu di-recovery menyeluruh untuk membersihkan sisa polutan. Kami memohon maaf atas kendala kualitas yang dirasakan pelanggan, dan kami imbau air yang masih keruh tidak langsung dikonsumsi hingga air kembali normal,” ujar Didik.
Menurut Didik, untuk mempercepat normalisasi kualitas, Perumda Air Minum Surya Sembada menjalankan langkah penanganan terpadu, antara lain:
1.Penambahan zat kimia dan pembubuhan Karbon Aktif: Membubuhkan larutan bahan kimia karbon aktif di unit pengolahan untuk mereduksi bau, warna, dan menyerap senyawa polutan busa secara optimal.
2.Kuras Bertahap Unit Instalasi: Membuang air yang keruh pada unit sedimentasi hingga filter pasir guna mempercepat pergantian air olahan baru.
3.Flushing dan Wash Out Jaringan Distribusi: Petugas membuka pipa pembuangan (washout) serta flushing saluran yang menyuplai rumah tandon/pompa utama (Ketegan, Putat Gede)
4.Berkoordinasi aktif dengan Perum Jasa Tirta (PJT) untuk menambah debit gelontoran air baku dari hulu agar konsentrasi material pencemar semakin terurai.
5.Kompensasi Bantuan Air Tangki Gratis: Menyiagakan dan mendistribusikan armada truk tangki air bersih tanpa biaya ke wilayah terdampak selama fase pemulihan jaringan berlangsung.
”Masyarakat yang membutuhkan pasokan air tangki darurat atau informasi terkini terkait layanan dapat menghubungi saluran resmi Call Center 08001926666 maupun WA Center di 08123316666,” pungkasnya. [dre.hel]


