31.7 C
Sidoarjo
Monday, June 29, 2026
spot_img

Pabrik Gula Asembagus Jadi Pioner Pertumbuhan Ekonomi Situbondo Wilayah Timur

Situbondo, Bhirawa – Pabrik Gula (PG) Asembagus, Kabupaten Situbondo, hingga saat ini keberadaannya menjadi pioner atau ikon pertumbuhan ekonomi di Situbondo wilayah timur. Ini karena selain mempekerjakan warga Kecamatan Asembagus dan sekitarnya juga melibatkan 500 lebih  sopir truck pengangkut tebu setiap harinya.

General Manager PG Asembagus, Kabupaten Situbondo, Mulyono melalui tim Humas, Supadi mengatakan, keberadaan PG Asembagus menjadi salah satu ikon atau jantung pertumbuhan ekonomi di wilayah Situbondo Timur. Itu karena, aku Supadi, PG Asembagus banyak melibatkan tenaga kerja dari warga yang ada di Situbondo wilayah Timur.

“Termasuk juga melibatkan kalangan petani tebu, serta pemilik kendaraan truck yang mengangkut mobilitas panen tebu dari lokasi sawah sampai ke tempat penggilingan tebu di PG Asembagus, juga terkait erat dengan kami,” tutur Supadi.

Kata Supadi, keberadaan PG Asembagus memiliki dampak sisi yang positif bagi daerah, masyarakat umum, petani dan kalangan yang lain. “Ya, bahwa keberadaan PG Asembagus sangat di butuhkan kalangan  petani tebu di Kabupaten Situbondo, khususnya di wilayah timur ,” aku Supadi.

Mantan Kasat Reskrim Polres Situbondo itu menambahkan, dengan adanya PG Asembagus kegiatan sosial ekonomi menjadi tumbuh dan bergerak secara positif. “Ya, lihat karyawannya saja berapa jumlahnya. Belum itu yang menjadi sopir angkutan tebu,” lanjut Supadi.

Mantan Kapolsek Ambulu Jember itu menambahkan, dalam catatan pihaknya kini ada ribuan orang yang bergantung kehidupannya kepada PG Asembagus, Kabupaten Situbondo.

Berita Terkait :  Jackson Shoes, Sepatu Lokal Kualitas Internasional

“Saat ini soppir itu kira-kira ada 500 orang. Belum lagi warung yang ada di sekitar PG Asembagus, ikut menjadi ramai juga. Untuk truk angkutan tebu saat ini ada sekitar 800 unit,” beber Supadi.

Pria yang kini menjabat Ketua PP ( Persatuan Purnawirawan) Polri Kabupaten Situbondo itu lebih jauh memastikan, untuk target giling tebu tahun 2026 ini jumlahnya lebih besar dibandingkan dengan target tahun 2025 lalu.

“Target giling tebut tahun 2026, untuk luas areal sebanyak 6.681 Ha. Sedangkan untuk tebu gIling sebanyak 540.670 ton dan rendemen tebu sebesar 7,26. Terakhir untuk target produksi gula sebesar 39.365 ton,” pungkas Supadi kepada Bhirawa, Senin (29/6).  [awi.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!